alexametrics

11 Sukhoi Su-35 Pesanan Indonesia Dikirim Bertahap hingga 2020

loading...
11 Sukhoi Su-35 Pesanan Indonesia Dikirim Bertahap hingga 2020
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu usai menghadiri RUALB Persatuan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) di Energy Building, Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta Selatan, Rabu (21/2/2018). Foto/SINDOnews/Rico Simanjuntak
A+ A-
JAKARTA - Sebelas pesawat tempur Sukhoi Su-35 yang dibeli dari Rusia akan dikirim ke Indonesia secara bertahap. Dua unit di antaranya akan tiba di Indonesia pada awal tahun 2019 mendatang.

"Ya awal tahun depan kan baru dua dulu ya," ujar Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu usai menghadiri Rapat Umum Anggota Luar Biasa (RUALB) Persatuan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) di Energy Building, Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta Selatan, Rabu (21/2/2018).

Adapun kontrak pembelian pesawat senilai USD 11 miliar itu telah ditandatangani Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Rabu 14 Februari 2018 lalu. "Sudah tanda tangan, selesai," ucapnya.

Kendati demikian, diakuinya walaupun kontrak pembelian sudah ditandatangani, tidak serta merta pesawat tempur Sukhoi Su-35 itu langsung dikirim Rusia ke Indonesia. "Jadi dibuat dulu. Bukan langsung-langsung. Dibuat dulu dong. Bertahap, bertahap, bertahap ya. Awal tahun depan sudah ada," katanya.

Pengiriman pesawat Sukhoi Su-35 itu ditargetkan hingga tahun 2020 mendatang. "2020 ya," kata mantan kepala staf TNI Angkatan Darat ini.

Ke depan, tambah dia, alat utama sistem persenjataan (Alutsista) harus buatan industri pertahanan dalam negeri. "Ke depan harus dari sini semua pertahanan kita," pungkasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak