alexametrics

Ketua Umum PPP Klaim Nomor 10 Punya Nilai Spiritual

loading...
Ketua Umum PPP Klaim Nomor 10 Punya Nilai Spiritual
Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy, pihaknya bersyukur mendapatkan nomor tersebut. (Foto/SINDOphoto/Dok)
A+ A-
SEMARANG - Tadi malam sebanyak 14 partai politik (parpol) telah mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu 2019 termasuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mendapatkan nomor urut 10.

Menurut Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy, pihaknya bersyukur mendapatkan nomor tersebut. Setelah mendapat nomor 10, pengurus pusat mendapatkan banyak masukan mengenai makna nomor, di antaranya PPP telah menjadi peserta pemilu 10 kali.

"Kami kebetulan mendapatkan nomor 10, sehingga mudah-mudahan ini penampilan yang terbaik untuk PPP," kata pria yang akrab disapa Romi ini di Hotel Semesta, Semarang, Jateng, Senin (19/2/2018).

Romi menganggap, angka 10 merupakan angka kesempurnaan. Sehingga nomor tersebut diharapkan menjadi puncak kesempurnaan yang diraih PPP dalam pemilu.

Menurutnya, kesempurnaan ini ditandai dengan pasangan calon dalam pilkada di pulau Jawa yang diusung PPP semua bernomor urut 1 termasuk pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen.

"Tentu PPP melihat angka 10 ini dalam elemen spritual bahwa 1 itu adalah manusia dan nol itu adalah Allah SWT. Yakni kita di dunia ini bermula dari manusia dan akan kembali kepada Allah SWT semuanya," ungkapnya.

Tak hanya itu, masih berdasarkan pesan WhatSapp (WA) yang diterimanya, dalam Surat Al Baqarah ayat 96 terdapat ayat yang berbunyi Tilka Asyaratun Kamilah yang artinya angka sepuluh adalah nilai kesempurnaan.

Sementara ada juga yang menyebut, top score atau pencetak gol terbanyak pemain dunia dan nasional semua bernomor punggung 10.

"Nomor punggung 10 semua dari mulai zaman dulu Mario Kempes, Pele, Messi, Ronaldinho, Maradon, Kane, Ibrahimovic, Zidane, sampai di pemain nasional ada Kurniawan, Irvan Bachdim nomor 10," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak