alexametrics

Bupati Kukar Jadi Tersangka Kasus Pencucian Uang Rp436 Miliar

loading...
Bupati Kukar Jadi Tersangka Kasus Pencucian Uang Rp436 Miliar
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), ?Kalimantan Timur nonaktif Rita Widyasari. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), ‎Kalimantan Timur nonaktif Rita Widyasari sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) lebih Rp436 miliar.

Status tersangka juga ditetapkan terhadap Khairudin, anggota tim sukses (timses) Rita semasa menjadi calon bupati. Khairudin juga merupakan Komisaris PT Media Bangun Bersama.

KPK menyatakan, kasus tersebut merupakan pengembangan dari kasus dugaan tindak pidana korupsi Rita Widyasari



"RIW (Rita Widyasari-red) dan KHR (Khairudin-red) diduga menguasai hasil tindak pidana korupsi (tipikor) dengan nilai sekitar Rp436 miliar. Jadi sejauh ini total dugaan tipikor yang menjadi objek TPPU sejauh ini Rp436 miliar. Mungkin saja bisa bertambah setelah proses penyidikan TPPU berlangsung," ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/1/2018). (Baca juga: KPK Terus Perkuat Bukti Suap Bupati Cantik Kukar Rita Widyasari)

Dia membeberkan angka Rp436 miliar adalah hasil dari dugaan gratifikasi yang diterima‎ Rita dan Khairudin dari sejumlah pihak. Baik dalam bentuk fee proyek, fee perizinan, maupun pengadaan lelang barang dan jasa yang bersumber dari APBD.

Penerimaan terjadi selama Rita menjabat sebagai bupati. "Terhadap tersangka RIW dan KHR disangkakan melanggar Pasal 3 dan/atau Pasal 4 UU Nomor 8/2010 ‎tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP," kata Syarif.

Menurut dia, dari temuan KPK disimpulkan bahwa atas penerimaan gratifikasi tersebut, kemudian Rita dan Khairudin diduga melakukan perbuatan TPPU.

"Atau patut diduga hasil tipikor yang diduga dilakukan RIW bersama KHR selama periode jabatan RIW menjadi Bupati Kukar," paparnya.

Syarif melanjutkan, sebelumnya Rita sudah disangka menerima suap Rp6 miliar dari tersangka pemberi suap Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun.

Suap terkait dengan pemulusan proses perizinan lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit PT Sawit Golden Prima.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak