alexametrics

Megawati Bicara Kampanye Hitam di Pilkada

loading...
Megawati Bicara Kampanye Hitam di Pilkada
Dalam pidato politik HUT PDIP ke-45, Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri sempat menyinggung dugaan kampanye hitam atau pembunuhan karakter. (Foto/Isra Triansyah/SINDONEWS)
A+ A-
JAKARTA - Dalam pidato politik HUT PDIP ke-45, Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri sempat menyinggung dugaan kampanye hitam atau pembunuhan karakter calon kandidat pilkada serentak.

Megawati mengatakan, sejarah saat ini terkesan paradoks di tengah kemajuan teknologi, di mana seakan masyarakat hidup bersama-sama, namun sebenarnya hidup sendiri-sendiri.

"Masyarakat abad 21 yang membuat akses media dan penyampaian opini sangat mudah," ucap Mega di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (10/1/2018).



Presiden kelima ini menuturkan, ada dampak negatif dari paradoks kehidupan saat ini yang asik dengan dunia maya yakni, kebohongan yang direkayasa di mana pelaku tak merasa sedikitpun bersalah.

"Membuat korban tak berwajah, tanpa rasa malu pelaku membuat identitas palsu untuk menghujat, pembunuhan karaktrer tanpa rasa bersalah," ujarnya.

Dalam hal ini, Mega mengaku dalam deklarasi pasangan calon pilkada serentak bahwa pelaku politik yang menggunakan segala cara dengan membunuh karakter seseorang dianggap pengecut dan tidak berjiwa Pancasila.

"Saya tahu kalau banteng itu jantan kan. Kalau mau tempur ayo bersikap jantan. Padahal anak-anak pada bilang ibu jangan lupa Ibu betina", kata Mega yang disambut kader PDIP.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak