alexa snippet

PDIP Kenalkan Empat Paslon Gubernur dan Wagub

PDIP Kenalkan Empat Paslon Gubernur dan Wagub
Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri mengenalkan empat paslon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2018 mendatang. (Foto/Rakhmatulloh/SINDONEWS)
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengenalkan empat pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2018 mendatang.

Pertama, PDIP ‎menetapkan dan mengusung Andi Rachman sebagai Cagub Riau yang merupakan Petahana, dan Cawagub yakni Suyatno.

Berikutnya, Sulawesi Tenggara Haji Asrun (Cagub), Cawagub Hugua. Maluku, Irjen Pol Murad Ismail (Cagub) dan Cawagub Barnabas Orno. Kemudian Nusa Tenggara Timur (NTT) Mariamus Sae (Cagub) dan Cawagub Ir Emilia J Nomleni.

Megawati mengatakan, sejak kemarin dirinya dan PDIP tengah disibukkan memilih calon pemimpin daerah yang akan dipasang. Sebab pada 8 Januari tahun depan nama-nama tersebut harus sudah didaftarkan.

Menurut Mega, pemilihan para calon kepala daerah itu bukan kepentingan dirinya atau partai, melainkan untuk kepentingan rakyat.

"Mencari orang ternyata tidak mudah, mencari orang mudah, mencari pemimpin tidak mudah," tutur Mega dalam sambutannya di Kantor DPP PDIP, Diponegoro, Jakarta, Minggu (17/12/2017).

Megawati menuturkan bahwa partainya terus menggali putra-putri terbaik bangsa yang dianggap layak dan tepat untuk memimpin daerahnya masing-masing. Menurut dia, dalam waktu enam bulan proses itu dilakukan.

Ditambahkan dia, setelah melalui tahap pengecekan biodata, Mega mengaku bangga karena calon-calon yang disodorkan ke dirinya memiliki hobi yang sama yakni mencintai alam.

Kata Mega, keempat paslon ini menyukai tumbuh-tumbuhan dan dunia hewan. "Pimpinan parpol bukannya harus berpikir politik saja itu salah besar. Karena politik hanya alat perjuangan, tapi kalau lingkungan ini itu kehidupan itu sendiri," ucap Mega.

"Jadi sekarang kan dikatakan go green karena kira sendiri manusia yang merusak alam. Banyak negara maju mengadakan konferensi mengenai global warming mulai menyadari alam rusak, bukan karena siapa-siapa tapi manusia," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top