alexametrics

Sidang Dilanjutkan, Setnov Didakwa Korupsi E-KTP Bersama 9 Orang

loading...
Sidang Dilanjutkan, Setnov Didakwa Korupsi E-KTP Bersama 9 Orang
Ketua DPR Setya Novanto tertunduk di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (12/12/2017). Foto/SINDOnews/Hasiholan Siahaan
A+ A-
JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa mantan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Setya Novanto (Setnov) melakukan pidana korupsi proyek pengadaan e-KTP bersama-sama dengan sembilan orang.‎

Hal tersebut tertuang dalam Surat Dakwaan nomor: DAK-88/24/12/2017 atas nama Setya Novanto yang dibacakan JPU yang dipimpin Irene Putrie dengan anggota ‎dengan anggota di antaranya Abdul Basir, Wawan Yunarwanto, Ariawan Agustiartono, Taufiq Ibnugroho, Riniyanti Karniasih, Eva Yustisiana, Nur Haris Arhadi, dan Mufti Nur Irawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (13/12/2017).



Pembacaan surat dakwaan dilakukan setelah melalui tiga kali penundaan sidang sejak pagi tadi. Sidang ditunda karena Setnov tidak menjawab pertanyaan hakim. Pihak kuasa hukumnya mengatakan Setnov sakit diare sejak kemarin. (Baca juga: Setnov Tertunduk Membisu, Sidang Lagi-lagi Diskors)

Jaksa Irene Putrie menuturkan, Setnov yang dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR periode 2009-2014 dan juga Ketua Fraksi Partai Golkar saat itu telah melakukan perbuatan bersama-sama dengan sembilan pihak melawan hukum telah melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain, dan korporasi.

Delapan orang tersebut, pertama, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, Direktur Utama PT Cahaya Wijaya Kusuma yang juga Direktur PT Murakabi Sejahtera Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Kemudian Direktur Utama PT Quadra Solutions kurun 2012-2013 Anang Sugiana Sudihardjo, ketua konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) Isnu Edwi Wijaya.

Direktur PT Murakabi Sejahtera merangkap Ketua Konsorsium Murakabi Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, mantan komisaris PT Gunung Agung dan mantan bos PT Mas Agung Made Oka Masagung,
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak