alexa snippet

Imbas Kasus Setnov, Golkar Terancam Kehilangan Pendukung Fanatik

Imbas Kasus Setnov, Golkar Terancam Kehilangan Pendukung Fanatik
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
PURWAKARTA - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi, Partai Golkar terancam kehilangan pendukung fanatik yang selama ini selalu setia terhadap partai berlambang pohon beringin ini.

Jika sudah kehilangan pendukung fanatik, menurutnya, kiamat bagi Golkar sudah dekat. Sehingga perlu penyelamatan berupa musyawarah nasional guna menentukan pemimpin baru Golkar, setelah Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto dijerat masalah hukum.

"Golkar sudah kehilangan pemilih milenial," kata Dedi Mulyadi kepada awak media di rumah dinasnya, Kamis (23/11/2017).

"Jangan sampai harus kehilangan juga pendukung lainnya yang mayoritas berusia di atas 40 tahun ke atas. Saat ini penyelamatan Golkar lebih penting dan utama dibanding persoalan Pilgub Jabar," imbuhnya.

Dia menjelaskan, penyelamatan Golkar harus dari sekarang sehingga menjadi prioritas. Sementara penetapan Pilgub Jabar masih menyisakan waktu sampai Januari 2018.

Pentingnya penyelamatan ini, terangnya, karena Golkar merupakan organisasi yang sudah lama dan tempat berkumpulnya para aktivis serta organisasi yang melahirkan politisi handal.

"Kondisi Golkar yang sedang sakit parah seperti sekarang, perlu secepatnya diobati. Sebab, pembiaran kondisi saat ini akan menutup bagi politisi atau aktivis muda dalam berekpresi dan berkreasi," tuturnya.

Dalam hal musyawarah nasional Dedi menyebutkan, jika dua pertiga  dari DPD I Partai Golkar mengusulkan untuk digelar hal itu, maka harus dilaksanakan.

"Dan sampai saat ini sudah banyak DPD I yang menginginkan digelar musyawarah nasional," ungkap dia.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top