alexa snippet

Pengamat: Kalau Masih Diam, Golkar Akan Rugi

Pengamat: Kalau Masih Diam, Golkar Akan Rugi
Partai Golkar diingatkan untuk tidak diam menyikapi kasus yang membelit Setya Novanto. Golkar harus berani menunjukkan kasus Setnov sebagai kasus pribadi agar tidak berimbas kepada partai. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Partai Golkar disarankan untuk mengambil langkah antisipasi agar guncangan politik akibat kasus Setya Novanto (Setnov) tidak berakibat fatal.

Direktur Eksekutif Polcomm Institute, Heri Budianto mengatakan, jika Golkar ingin tetap solid maka harus berani menempatkan kasus Setnov sebagai kasus pribadi.

"Kalau Golkar masih diam, Golkar akan rugi," ujar Heri dalam diskusi Polemik MNC Trijaya FM di Cikini, Jakarta, Sabtu (18/11/2017). (Baca juga: Desakan Munaslub Golkar Menguat)

Kendati demikian, Heri mengatakan, Golkar merupakan partai politik yang paling solid dalam menyelesaikan masalah.

Dia mencontohkan penyelesaian perseteruan yang pernah terjadi di internal Golkar antara Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono.

Menurut dia, menempatkan kasus Setnov sebagai kasus pribadi perlu dilakukan agar konsistensi Golkar tetap terjaga.

Kendati begitu, kata Heri, solid saja tidak cukup. Partai berlambang pohon beringin itu disarankan mencari solusi agar persiapan Pilkada 2018 tidak terganggu.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top