alexa snippet

Revitalisasi Pancasila Menitikberatkan pada SDM yang Terbarukan

Revitalisasi Pancasila Menitikberatkan pada SDM yang Terbarukan
Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar BJ Habibie. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar BJ Habibie menjadi pembicara kunci dalam seminar bertajuk Revitalisasi Ideologi Pancasila sebagai Landasan Perjuangan Partai Golkar. Seminar digelar oleh Fraksi Golkar MPR dan merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-53 partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dalam pemaparannya, Habibie menjelaskan bahwa revitalisasi Pancasila bukanlah mengubah dasar pemikiran yang terkandung di dalamnya. Titik tekan revitalisasi Pancasila, kata Habibie, yakni pada pengutamaan sumber daya manusia yang terbarukan demi kemajuan bangsa.

"Revitalisasi bukan mengubah dasar pemikiran ya. Tapi bagaimana SDM (sumber daya manusia) jadi peran yang utama. Bagaimana dia meletakkan jejak nyata dan mempersiapkan masa depan bangsanya? Kualitas manusianya harus jitu," kata Habibie di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Presiden RI ke-3 ini menegaskan, untuk menjadi bangsa yang unggul tak cukup dengan merdeka saja. Menurutnya, banyak bangsa yang telah merdeka tapi minim kebebasan. Sebaliknya, banyak bangsa yang bebas tapi tidak merdeka. Menurut Habibie, kebebasan dan kemerdekaan harus berjalan seiring. "Tapi keduanya tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila," kata Habibie.

Masih terkait revitalisasi Pancasila, Habibie mengatakan, revitalisasi harus mendalam dan memikirkan sumber daya manusia terbarukan. Lahirnya sumber daya manusia terbarukan terletak pada keluarga. Habibie meminta Partai Golkar memikirkan cara mewujudkan keluarga sejahtera di Indonesia. "Kuncinya keluarga," ucap Habibie.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top