alexametrics

KPK Masih Kumpulkan Alat Bukti Kasus Helikopter TNI AU

loading...
KPK Masih Kumpulkan Alat Bukti Kasus Helikopter TNI AU
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Pengusutan kasus dugaan korupsi pembelian helikopter militer Agusta Westland (AW) 101 milik TNI AU yang diduga merugikan negara sekitar Rp220 miliar terus berlanjut. Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama penyidik Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI masih terus mengumpulkan alat bukti.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang membenarkan, institusinya bersama penyidik Puspom TNI masih mengumpulkan alat bukti. Namun, pihaknya belum mendapatkan info detail dari hasil pemeriksaan uji fisik dan penggeledahan sejumlah tempat.

“Sampai saat ini, penyidik kita masih bekerja, saya belum dapat info detailnya hasil pemeriksaan dan kunjungan ke sejumlah lokasi. Mungkin dalam waktu dekat ini sudah dapat diinfokan,” ujar Saut Situmorang di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Disinggung, apakah dari hasil pengecekan ada perbedaan spesifikasi harga antara helikopter harga Rp514 miliar dengan helikopter harga Rp738 miliar? Saut mengaku belum mengetahui persis karena masih dalam pemeriksaan tim penyidik. Saat ini, tim penyidik masih mengumpulkan bukti-buki termasuk dokumen pembanding.

Menurutnya, pemeriksaan uji fisik dan penggeledahan di sejumlah lokasi bertujuan untuk menggambarkan yang ada di lapangan dengan yang disebutkan sebelumnya terkait tampilan fisik (physical appearance).

Dengan hasil pemeriksaan dan uji fisik inilah, kata dia, nantinya akan diketahui perhitungan-perhitungan kerugian negara. “Hitungan-hitungan kerugian negara dari kasus ini bisa didekati dengan pemeriksaan dan uji fisik kemarin,” terangnya.

Sebelumnya, Tim penyidik KPK bersama penyidik Puspom TNI menggeledah empat lokasi terkait dengan ‎penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan satu helikopter ‎AgustaWestland 101 (AW 101) ‎senilai Rp738 miliar tahun anggaran 2016. Empat lokasi yang digeledah yakni, Kantor PT Diratama Jaya Mandiri di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top