alexa snippet

Surat DPR kepada KPK Dinilai Tak Hargai Hukum

Surat DPR kepada KPK Dinilai Tak Hargai Hukum
Inisiator GMPG Ahmad Doli Kurnia. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - DPR telah mengirim surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta penundaan pemeriksaan Setya Novanto hingga ada putusan praperadilan terkait kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Menanggapi surat tersebut, inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia menganggap surat tersebut sebagai bukti nyata Novanto memanfaatkan jabatan dan pengaruhnya dalam menghadapi kasus yang sebenarnya urusan individu.

"Tidak ada kaitannya dengan institusi mana pun, termasuk DPR," kata Doli dalam keterangan persnya, Rabu (13/9/2017). (Baca juga: Taufik Kurniawan Keberatan Surat ke KPK Atas Nama Pimpinan DPR)

Menurut dia, permintaan menunda proses pemeriksaan bukan sekadar tidak menghargai hukum, melainkan sudah masuk kategori mempermainkan hukum.

"Publik diajarkan dengan mata telanjang bagaimana hukum bisa dikangkangi dengan ditanggapi biasa saja dan seperti tidak ada yang salah dengan itu semua," ujarnya.

Dia mempertanyakan para anggota DPR yang terkesan tidak peduli mengenai mengenai surat tersebut.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top