alexa snippet

Pecat Kader Kritis, Golkar Dinilai Tunjukkan Keberingasan Politik

Pecat Kader Kritis, Golkar Dinilai Tunjukkan Keberingasan Politik
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Di tengah upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), DPP Partai Golkar memecat Ahmad Doli Kurnia, salah satu kadernya yang mengkritisi keterlibatan Setya Novanto dalam kasus tersebut.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai, ritual pecat kader ini sebagai bentuk politik menghalalkan segala cara yang ditempuh Partai Golkar.

"Itu termasuk keberingasan dalam berpolitik. Artinya, dari sudut politik ini ingin melindungi seseorang dengan menyingkirkan orang orang yang kritis," kata Mahfud kepada SINDOnews, Rabu (13/9/2017).

Mahfud menuturkan, pecat-memecat kader di internal Golkar tidak terjadi kali ini saja. Dia menyebutkan dalam periode tertentu, pemecatan kader dilakukan sebagai salah satu cara ampuh untuk membungkam suara kritis. (Baca juga: Golkar Tegaskan Pemecatan Doli Kurnia Sesuai Mekanisme Partai)

"Dahulu saat pencalonan Pak JK (Jusuf Kalla) terjadi pecat memecat. Lalu pencalonan Jokowi (Pilpres 2014) terjadi pecat memecat juga. Sekarang kasus angket ada pecat memecat juga," katanya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top