alexa snippet

Laporan Langsung dari Madinah

Gara-gara Oknum Petugas Kloter, Pasien Jamaah Haji Tertunda ke Mekkah

Gara-gara Oknum Petugas Kloter, Pasien Jamaah Haji Tertunda ke Mekkah
Ambulans KKHI Madinah bersiap mengantar jamaah haji ke kloternya. Foto/SINDOnews/Muh Iqbal M
A+ A-
MADINAH - Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah mengeluhkan adanya oknum petugas kelompok terbang (kloter) tidak peduli dengan keperluan jamaahnya yang dirawat di klinik tersebut.

Ketidakpedulian petugas membuat jamaah haji yang tergabung dalam kloternya tidak bisa diberangkatkan dengan segera ke Mekkah.

“Hambatannya, secara adminitrastif beberapa jamaah di KKHI tidak bisa bergabung dengan kloternya di Mekkah. Sebab paspornya sudah tidak ada di Madinah tapi terbawa ke Mekkah,” ungkap dr Tia Astriana, Pj Evakuasi dan Dokter Triage KKHI Madinah kepada wartawan di klinik tersebut, Rabu (16/8/2017).

Lebih lanjut dikatakan, padahal sebelumnya KKHI sudah mewanti-wanti petugas kloter untuk mempersiapkan proses administrasi jamaah yang dirawatnya. Namun, ternyata mereka kurang perhatian.

“Beberapa paspor yang harusnya ditinggal di Madinah justru terbawa ke Mekkah. Jadi proses pencabutan paspornya terkendala. Ketika akan dievakuasi tidak bisa karena paspornya tidak ada,” sesalnya.

Ditanya ada berapa pasien yang tertahan di KKHI Madinah, disebutkannya ada empat jamaah. Sudah beberapa hari tidak bisa dievakuasi karena paspornya tidak ada. “Kami berharap petugas kloter bisa kerja sama agar evakuasi bisa dilakukan dan jamaah pun nyaman,” harap Tia.

Seperti diketahui, proses pemberangkatan jamaah haji dari Madinah ke Mekkah membutuhkan administrasi berupa paspor. Paspor jamaah sebelumnya dikumpulkan oleh Muassasah saat meninggalkan bandara kedatangan.

Ketika meninggalkan Madinah, paspor akan dikembalikan ke jamaah. Sebab dalam perjalanan akan ada pengecekan dokumen paspor di titik tertentu oleh otoritas Arab Saudi.
(pur)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top