alexa snippet

Ingin Bertemu Jokowi, Istri Novel Hendak Sampaikan Informasi

Ingin Bertemu Jokowi, Istri Novel Hendak Sampaikan Informasi
Presiden Joko Widodo. Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku telah menyampaikan keinginan istri Novel Baswedan, Rina Emilda, untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi menyampaikan informasi terkait teror penyiraman air keras yang menimpa suaminya itu.

"Secara khusus saya sudah menyampaikan permohonan keinginan Mbak Emil (Rina Emilda) untuk bertemu dengan Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara, Bapak Prof Pratikno," kata Dahnil kepada Okezone, Senin (14/8/2017).

Pratikno, kata Dahnil, mengaku akan menyampaikan dan melaporkan kepada presiden terkait permohonan istri Novel tersebut.

"Kami berharap Presiden bersedia menerima Mbak Emil untuk mendengarkan beberapa pandangan dan informasi langsung dari anggota keluarga Novel Baswedan, serta bisa memahami kondisi kebatinan seorang istri dan ibu, di mana suami dan ayah dari anak-anaknya yakni Novel Baswedan yang berjuang untuk melawan korupsi bagi kepentingan negara selalu terancam hidupnya," paparnya.

Dahnil melanjutkan, bila presiden menyetujui pertemuan itu maka diharapkan ada keputusan dalam upaya menuntaskan kasus ini dan menghadirkan Indonesia yang bebas dari korupsi.

Sekadar diketahui, Novel akan diperiksa polisi hari ini dengan didampingi Ketua KPK Agus Rahardjo. Pemeriksaan itu dilakukan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura.

(Baca juga: Jelang Operasi Besar, KPK: Novel Ikhlas Apapun yang Akan Terjadi)


Selain memeriksa kasus penyiraman terhadap Novel, polisi akan mengklarifikasi pernyataan Novel di salah satu media asing soal dugaan keterlibatan jenderal polisi di balik kasus penyiraman air keras itu.

Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor di dekat rumahnya pada 11 April 2017 seusai Salat Subuh. Mata Novel pun rusak sehingga harus dirawat di Singapore National Eye Centre (SNEC). Novel diperiksa hari ini karena pada Kamis 17 Agustus dia akan menjalani operasi besar pada mata kirinya.

Hingga lebih dari 100 hari pelaku penyiram Novel belum ditemukan, meski polisi sudah memeriksa banyak saksi, membuat sketsa terduga pelaku, hingga menahan sejumlah orang yang kemudian dilepaskan lagi.

Sketsa pelaku yang ditunjukkan Kapolri seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Senin 31 Juli menunjukkan pelaku adalah pria dengan ciri-ciri tinggi 167-170 cm, berkulit agak hitam, rambut keriting dan badan cukup ramping.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top