alexa snippet

Reshuffle Kabinet, Perindo Sulut Usulkan Ada Keterwakilan Daerahnya

Reshuffle Kabinet, Perindo Sulut Usulkan Ada Keterwakilan Daerahnya
Partai Perindo Sulut berharap salah satu putra daerahnya menempati posisi menteri di Kabinet Jokowi-JK. Sebelumnya putra asal Sulut selalu masuk dalam kabinet. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
MANADO - Isu reshuffle Kabinet Kerja kembali mencuat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan mengganti menteri yang tidak memenuhi target dalam menuntaskan pekerjaan. Sejumlah kalangan menilai perombakan kabinet akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Terkait isu reshuffle itu, Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Utara (Sulut) Hendrik Kawilarang Luntungan berharap Presiden Jokowi menempatkan salah satu putra Sulut untuk menempati posisi menteri di kabinetnya.

"Sejak awal pembentukan pemerintahan RI, kabinet selalu ada keterwakilan putra dari Sulut. Baru di Kabinet Jokowi-JK inilah tidak ada keterwakilan dari Sulut," kata HKL, sapaan akrabnya, Rabu (19/7/2017).

Pernyataan HKL tersebut bukanlah tanpa alas an. Sejarah mencatat, pada masa kepemimpinan Presiden Soekarno, banyak putra Sulut yang menjadi menteri, salah satunya AA Maramis yang pernah menjadi Menteri Keuangan dan Menteri Luar Negeri.

Selain AA Maramis, putra Sulut yang juga pernah menjabat sebagai menteri, di antaranya Arnold Mononutu, Elvianus Katoppo, Frits Laoh, Herling Laoh, WJ Rumambi, Theo L Sambuaga, Theo Toemion, dan EE Mangindaan.

Untuk itu HKL berharap, komposisi Kabinet Jokowi-JK nantinya memperhatikan keterwakilan daerah. Tujuannya memperkuat hubungan antara pusat dengan daerah dan menjalin komunikasi antardaerah. "Kalau ada tokoh daerah yang mampu, kenapa tidak? Tentu tokoh tersebut yang memiliki kualitas dan memenuhi syarat," tambahnya.

Figur dari daerah yang akan ditunjuk menjadi menteri, menurut HKL, tentunya harus memiliki prestasi, integritas dan kapabilitas. Hal itu tidak sulit didapat karena banyak kepala daerah yang kapabel untuk menjadi menteri.

"Seperti Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang juga merupakan bendahara umum PDIP, dan juga Wagub Sulut Steven OE Kandouw yang merupakan sosok politisi muda. Mereka pantas kita usulkan ke Jokowi," jelasnya.

Sosok keduanya dikenal sangat merakyat, punya segudang pengalaman dan lebih tahu problem serta kebutuhan masyarakat di pelosok yang jauh dari perkotaan. Olly Dondokambey juga dikenal merupakan pemimpin yang memahami strategi pembangunan, piawai serta memiliki jaringan yang luas.

"Meski tidak menjadi keharusan, namun aspek keterwakilan daerah dalam realitas politik kerap menjadi pertimbangan karena Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki keragaman etnis dan budaya," ujarnya.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top