Harga Beras Terus Melonjak, PKS: Berdampak Serius Bagi Masyarakat

Jum'at, 29 September 2023 - 08:20 WIB
loading...
Harga Beras Terus Melonjak,...
Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi menilai, kenaikan harga beras bisa berdampak serius bagi masyarakat. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti harga beras di pasaran yang terus melonjak. Kenaikan harga beras, berdampak serius bagi sosial ekonomi masyarakat, terutama pada kelompok masyarakat rentan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi saat menjadi keynote speaker dalam Focus Group Discussion (FGD) Nasional bertema "Waspada Harga Beras Mengganas" yang diselenggarakan Bidang Tani dan Nelayan DPP PKS dalam rangka Peringatan Hari Tani Indonesia 2023 dan menyikapi harga beras yang terus melambung di Aula Kantor DPTP PKS, Jakarta.

"Kenaikan harga beras dapat memiliki dampak sosial ekonomi yang serius terutama pada kelompok masyarakat rentan," ungkap Habib Aboe, Jumat (29/9/2023).

Baca juga: Panglima TNI Mutasi 38 Perwira, Ini Daftar Lengkapnya

Beberapa dampak di antaranya peningkatan biaya hidup, mengakibatkan kelaparan dan malnutrisi, serta menimbulkan ketidakstabilan sosial. Kenaikan harga beras ini, tidak membawa kesejahteraan kepada petani sebagai produsen karena rendahnya harga gabah dan semakin menyusahkan rakyat sebagai konsumen.

Aboe menyebut kebijakan pemerintah yang mengintervensi harga beras dengan impor beras hanyalah langkah taktis jangka pendek, belum mengatasi akar masalah naiknya harga beras ini. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah jangka panjang.

Baca juga: Mutasi TNI, Ini Nama 7 Perwira yang Pecah Bintang

Aboe menyebut beberapa langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Pertama adalah melakukan inovasi dalam sektor pertanian. "Seperti penggunaan teknologi modern dan praktik pertanian yang lebih efisien, dapat meningkatkan kualitas, dan mengurangi kerentanan terhadap faktor-faktor alam sehingga akan diperoleh varian padi yang unggul dan mengurangi risiko gagal panen," ungkapnya.

Kedua adalah perlunya pengelolaan cadangan beras yang baik untuk digunakan pada situasi darurat saat pasokan berkurang. Ketiga adalah melakukan deversifikasi pangan di masyarakat untuk mengurangi ketergantungan kepada beras sebagai sumber utama karbohidrat. Terakhir, meningkatkan keamanan pangan untuk memastikan akses pangan yang baik bagi masyarakat rentan.

"Kenaikan harga beras adalah isu yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan kita semua dengan mengurai penyebabnya dan mengambil langkah-langkah yang tepat. Kita dapat mengurangi dampak negatif kenaikan harga beras dan memastikan keberadaan beras yang memadai bagi semua lapisan masyarakat. Jadi, keamanan pangan adalah hak dasar dari semua individu dan kita semua bertanggung jawab untuk memastikan itu semua terpenuhi," lanjutnya.

Diskusi ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yaitu Ekonom Senior INDEF Prof. Bustanul Arifin, Direktur Utama PT. Usaha Barokah Bersama Indria Melati, anggota Komisi IV DPR RI Slamet, dan Ketua Bidang Tani dan Nelayan DPP PKS Riyono
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi 2 Periode, Mulyanto PKS: Penting Dibahas
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Cadangan Beras Hampir...
Cadangan Beras Hampir Tembus 5 Juta Ton, Bukti Nyata Perkuat Ketahanan Pangan
Prabowo Sidak ke Gudang...
Prabowo Sidak ke Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Aman dan Distribusi Tepat Sasaran
Rekomendasi
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Berita Terkini
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK seusai Terjaring OTT
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved