alexa snippet

Mahasiswa President University Antusias Mengikuti Sindo Goes to Kampus

Mahasiswa President University Antusias Mengikuti Sindo Goes to Kampus
Redaktur Pelaksana (Redpel) Koran SINDO Hana Farhana dan Redpel Sindonews Puguh Hariyanto memberi materi terkait media era konvensional menuju era digital di President University Bekasi. Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja
A+ A-
BEKASI - Ratusan mahasiswa President University mengikuti pelatihan mengenai dunia jurnalistik dalam kegiatan Sindo Goes To Campus di Auditorium Charles Himawan President University di Kawasan Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan dengan tema 'Asyiknya menjadi jurnalis' ini disambut antusias oleh ratusan mahasiswa dari Program Studi Komunikasi. Redaktur Pelaksana (Redpel) Koran SINDO Hana Farhana dan Redpel Sindonews Puguh Hariyanto memberi materi terkait media era konvensional menuju era digital.

Tak hanya itu, ratusan mahasiswa itu tampak antusias mendengarkan pengalaman dari Hana Farhana saat masih menjadi wartawan dan ditugaskan di desk olahraga dengan pengalaman bertemu dengan atlet nasional hingga internasional. Begitupun Puguh menceritakan pengalamanya saat masih di lapangan.

Berbagai trik mengenai dunia jurnalistik ditularkan oleh para wartawan senior tersebut. Mulai trik liputan bencana, terorisme, olahraga serta trik-trik liputan lain dicontohkan kepada para mahasiswa yang hadir. "Semoga bermanfaat pengalaman saya," kata Hana Farhana saat acara diskusi di Bekasi, Selasa (23/5/2017).

Dalam kesempatan itu, Hana memaparkan menjadi wartawan itu tidak akan pernah tertinggal informasi dari segela hal. Secara personal menjadi wartawan bisa mengakses apapun dan bisa berteman dengan siapapun dan tidak dibatasi dalam hal apapun. Namun, banyak pro dan kontra keuntungan sebagai wartawan.

Salah satunya dapat bertemu dengan orang berpengaruh dan informasi yang belum didapatkan masyarakat sudah didapatkan wartawan. Hanya saja, waktu untuk keluarga bisa berkurang dan waktu kerjanya yang panjang."Jadi wartawan itu tidak ada yang kaya," ungkapnya dengan tepuk riuh mahasiswa.

Sementara Puguh Hariyanto menambahkan, suka duka menjadi wartawan memang ada dan sangat beresiko semisal menjadi wartawan konflik di medan perang. Ditambah wartawan itu gampang stres. "Jadi wartawan itu bisa pintar, cerdas dan kaya pengalaman," katanya.

Puguh juga berharap dengan kegiatan ini bisa dimanfaatkan oleh para mahasiswa. Pasalnya, ke depannya dunia jurnalistik tidak hanya dikuasai oleh wartawan. Namun, semua orang bisa menulis dan bisa membuat reportase selayaknya wartawan. "Semua orang nantinya bisa menulis layaknya wartawan," harapnya.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Presiden University, Dindin Dimyati mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswanya. Sebab, mereka pencerahan dan pengetahuan dari Sindo terkait Jurnalistik. "Diharapkan punya sesuatu yang didapatkan mahasiwa dari Sindo," katanya.



(ysw)
loading gif
Top