alexa snippet

Pegawai BIN Dilarang Berjanggut, Politikus PKS: Enggak Ada Masalah!

Pegawai BIN Dilarang Berjanggut, Politikus PKS: Enggak Ada Masalah!
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Nasir Djamil. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kebijakan Badan Intelijen Negara (BIN) melarang jajarannya memelihara janggut dan mengenakan celana di atas mata kaki (cingkrang) dinilai bukan masalah.

Kebijakan tersebut diyakini tidak akan mengganggu kinerja jajaran BIN. "Dalam rangka menegakkan disiplin, enggak ada masalah sebenarnya, harus diatur," ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Menurut dia, pengaturan itu sesuai dengan aturan kedisiplinan yang diberlakukan setiap institusi. "Enggak ganggu kinerja kalau orang tidak berjanggut atau masih tetap seperti itu," papar anggota Komisi III DPR ini. (Baca Juga: BIN Larang Pegawainya Berjanggut dan Bercelanan Cingkrang)

Dia yakin larangan itu tidak berlaku bagi jajaran BIN yang bertugas di lapangan. "Sama seperti di Reskrim tidak ada pangkat-pangkat itu. Mereka kadang seperti masyrakat biasa tahu-tahu intel," kata legislator asal Aceh ini.

Nasir pun memahami jika larangan itu dari pimpinan BIN Jenderal Budi Gunawan. "Enggak ada kaitannya radikalisme orang-orang berjanggut dianggap radikal. Mungkin orang bisa menghubung-hubungkan ini terkait kamu berjenggot yang selama ini diidentikkan paham radikalisme, mudah-mudahan tidak ada kaitannya ke sana," tuturnya.



(dam)
loading gif
Top