alexa snippet

Debat Pengacara dan Saksi JPU Warnai Sidang Dahlan Iskan

Debat Pengacara dan Saksi JPU Warnai Sidang Dahlan Iskan
Mantan Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU), Dahlan Iskan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SURABAYA - Sidang lanjutan perkara korupsi aset Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan terdakwa Dahlan Iskan, Selasa (21/3/2017) diwarnai adu argumen antara tim penasihat hukum Dahlan dan saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 
Dalam persidangan di Pengadilann Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, mantan Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) Dahlan Iskan menyatakan kekagumannya atas penjelasan saksi yang mampu mengaudit kasus penjualan aset dalam waktu 18 hari. (Baca Juga: Dahlan Iskan Merasa Dicatut)



Adapun saksi yang diajukan JPU adalah Rudi Harianto dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Saksi adalah orang yang mengaudit kasus penjualan aset badan usaha milik daerah (BUMD) Pemprov Jatim di Kediri dan Tulungagung yang menyeret Dahlan sebagai terdakwa.
 
Saksi terlihat terlibat adu argumen dengan tim penasehat hukum dahlan iskan terkait masalah audit yang dilakukannya. Tim penasehat hukum bertaya kepada saksi apakah sudah melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan terdakwa saat melakukan audit. Saksi menjawab koordinasi dilakukan melalui JPU.
 
Sontak jawaban saksi memicu terjadinya adu argumentasi antara tim penasihat hukum Dahlan dan saksi. Saat sidang, JPU hanya menghadirkan satu orang dari lima orang yang dipanggil. Sementara keterangan dua saksi lainnya dibacakan JPU.
 
Terkait kesaksian saksi dari BPKP, Dahlan mengaku kagum terhadap saksi karena mampu melakukan audit dalam waktu 15 hari untuk kasus yang terjadi 15 tahun silam. “Saya kagum,” ujarnya tertawa.
 
(dam)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top