alexa snippet

Kapolri Minta Jajarannya Cegah Gesekan Taksi Online Vs Konvensional

Kapolri Minta Jajarannya Cegah Gesekan Taksi Online Vs Konvensional
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian , seluruh jajarannya bersiaga dan lakukan deteksi dini untuk mencegah terjadinya gesekan antar sopir taksi berbasis aplikasi online dan konvensional. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Konflik antara sopir taksi berbasis aplikasi online dan konvensional terjadi secara berurutan di beberapa kota besar di Indonesia, baru-baru ini.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta, seluruh jajarannya bersiaga dan lakukan deteksi dini untuk mencegah terjadinya gesekan antar masyarakat, dalam hal ini sopir taksi.

"Deteksi dini artinya dengar informasi. Kalau ada gejolak jangan dibiarkan," ujar Tito di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

Diyakini Tito, gejolak yang terjadi terkait taksi berbasis aplikasi online versus konvensional tidak terjadi secara tiba-tiba. Belum adanya regulasi terkait taksi berbasis aplikasi adalah salah satunya.

Namun demikian, tutur Tito, kekosongan hukum yang mengatur keberadaan taksi berbasis aplikasi kini telah diisi melalui revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 32 Tahun 2016 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Karenanya, jenderal polisi bintang empat ini memerintahkan, seluruh bawahannya untuk mengedepankan upaya dialog yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam mengatasi gejolak di masyarakat.

"Jangan sampai sudah terjadi keributan baru polisi turun tangan. Lakukan langkah proaktif," ucap Tito.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top