alexa snippet

Keharmonisan Jokowi-Prabowo Tak Ubah Sikap Politik Gerindra

Keharmonisan Jokowi-Prabowo Tak Ubah Sikap Politik Gerindra
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunggang kuda di sekitar kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin 31 Oktober 2016. Foto/SINDOnews/Rakhmatulloh
A+ A-
JAKARTA - Partai Gerindra menegaskan tidak memiliki rencana menjadi partai politik pendukung Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad  membantah pernyataan rekan separtainya, Arief Poyuono.

Sebelumnya, Arief mengatakan Gerindra siap membantu Pemerintah Jokowi-JK demi kepentingan negara. (Baca juga: Gerindra Siap Masuk Kabinet jika Diminta Jokowi)

Dasco menegaskan belum ada pembicaraan dengan Presiden Jokowi tentang tawaran masuk ke pemerintahan. "Tidak benar kalau Gerindra akan masuk ke pemerintahan," ujar Dasco dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11/2016).

Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan, dua pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi ‎adalah bentuk harmonisnya hubungan kedua pihak. (Baca juga: Jokowi dan Prabowo Minum Teh Bareng di Belakang Istana)

Partai Gerindra, kata Dasco, selalu siap membantu pemerintah."Tetapi jangan diartikan Gerindra meminta jabatan tertentu," ujar Dasco.

Dia mengatakan, pada prinsipnya posisi Gerindra tetap menjadi partai di luar pemerintahan. "Namun kami mendukung pemerintah selama program-programnya berpihak kepada rakyat dan akan tetap mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat," tuturnya.



(dam)
loading gif
Top