alexametrics

Enam Catatan PKS tentang Kinerja Jokowi-JK Bidang Polhukam

loading...
Enam Catatan PKS tentang Kinerja Jokowi-JK Bidang Polhukam
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan enam catatan mengenai kinerja Jokowi-JK pada bidang politik hukum dan keamanan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan enam catatan evaluasi kinerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) selama dua tahun di bidang politik, hukum dan keamanan (polhukam).

Pertama, ‎Pemerintah Jokowi-JK dinilai telah mengintervensi terlalu jauh urusan internal partai politik yang bersebrangan dengan pemerintah. Padahal dalam Undang-undang Partai Politik, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia hanya menjalankan keputusan pengadilan dengan menjalankan prosedur administrasi pengesahan partai politik.

Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat PKS Almuzzammil Yusuf menilai kasus konflik pergantian kepemimpinan Partai Golkar dan PPP adalah tragedi politik di era Pemerintahan Jokowi-JK yang mengancam iklim demokrasi di Indonesia.

Dalam kasus ini, kata dia, Komisi II DPR menyarankan agar Pemerintah Jokowi-JK belajar dari Pemerintahan SBY yang lebih moderat dan proporsional dalam menangani konflik internal partai, meskipun berseberangan dengan pemerintah pada saat itu.

Kedua, ‎pencabutan 3.143 peraturan daerah oleh Pemerintah Jokowi-JK tanpa kajian yang komprehensif, transparansi, pelibatan publik, dan koordinasi yang baik dengan pemerintahan daerah.

Pembatalan Perda tahun ini, lanjut dia, adalah yang terbanyak untuk kurun waktu satu tahun berjalan. (Baca juga: Johan Budi: Keteladanan Pemimpin Bagian dari Revolusi Mental)

Wakil Ketua Komisi II DPR ini menambahkan, perda yang dibatalkan termasuk Perda pendidikan gratis seperti Perda Nomor 5 Tahun 2009 Kabupaten Sarolangun Jambi tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dasar dan Menengah Gratis serta Perda Nomor 5 Tahun 2014 Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat tentang Pendidikan Gratis.
halaman ke-1 dari 5
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top