alexa snippet

Lakukan Pertemuan Bilateral, Fadli Zon Perkuat Diplomasi Indonesia

Lakukan Pertemuan Bilateral, Fadli Zon Perkuat Diplomasi Indonesia
Pertemuan bilateral antara Delegasi DPR RI yang dipimpin Fadli Zon dengan Parlemen Kuwait, Marzoug Al Ghaman di Lusaka, Zambia, Selasa (21/3/2016) (istimewa)
A+ A-
JAKARTA - Ketua Delegasi DPR RI Fadli Zon melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan perwakilan sejumlah negara.

Pertemuan itu dilakukan Fadli di sela Sidang Inter Parliamentary Union/Sidang Parlemen Dunia ke-134 di Lusaka, Zambia, Selasa (21/3/2016). Pertemuan bilateral pertama dilakukan dengan Ketua Delegasi Parlemen Rumania, Borberly Laszlo.

Dalam pertemuan tersebut, Parlemen Rumania menyampaikan terima kasih atas undangan yang sudah dikirimkan DPR ke Parlemen Rumania untuk menghadiri acara SDGs Conference yang akan diadakan di Indonesia pada September 2016.

Dengan senang hati parlemen Rumania akan menghadiri undangan tersebut. "Kehadiran Rumania dalam SDGs mendatang merupakan hal yang baik. Ini bukti nyata Parlemen Indonesia mendapatkan perhatian dari Parlemen negara lain. Setiap kali mengadakan acara, parlemen dari berbagai negara menyatakan kesediaannya untuk hadir mendukung acara tersebut," tutur Fadli

Fadli Zon juga melakukan pertemuan bilateral  dengan Ketua Parlemen Kuwait, Marzouq Al Ghanim.
Pertemuan menindaklanjuti dukungan pemerintah Kuwait kepada Global Organization of Parliamentarians Against Corruption/Organisasi Parlemen Anti Korupsi Sedunia (GOPAC) sebagai organisasi internasional yang fokus pada pemberantasan korupsi.

Ketua Parlemen Kuwait menyatakan Pemerintah Kuwait berkomitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Bentuk komitmen ini diwujudkan berupa dukungan dari Raja Kuwait kepada GOPAC.

Sebagai Presiden GOPAC, Fadli mengapresiasi dukungan pemerintah Kuwait kepada GOPAC."Semakin banyak negara yang memberikan dukungan dan apresiasi kepada GOPAC, menandakan komitmen mereka terhadap pemberantasan korupsi. Sebagai negara yang kini memimpin GOPAC, Indonesia berperan mengajak sebanyak mungkin parlemen dunia ikut mendukung pemberantasan korupsi," tuturnya.

Ketua Parlemen Kuwait juga meminta dukungan Indonesia dalam kemerdekaan Palestina. Sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia, Kuwait mengharapkan peran aktif Indonesia dalam forum-forum internasional untuk mendukung agenda kemerdekaan Palestina.

"Saya menegaskan sikap dan posisi Indonesia tegas dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Indonesia akan selalu mendorong dan menyuarakan agenda kemerdekaan Palestina dalam setiap forum internasional, termasuk juga di dalam sidang Inter Parliamentary Union di Lusaka, Zambia." tutur Fadli.

PILIHAN:

China Ajak Perang Indonesia di Perairan Natuna




(dam)
loading gif
Top