Empat WNI Korban Perdagangan Orang di Myanmar Berhasil Dibebaskan

Sabtu, 06 Mei 2023 - 20:29 WIB
loading...
Empat WNI Korban Perdagangan...
Atase Polri untuk Bangkok AKBP Endon Nurcahyo bersama empat WNI yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myanmar, Sabtu (6/5/2023). Keempat WNI tersebut berhasil dibebaskan dari penyekapan. FOTO/DOK.POLRI
A A A
JAKARTA - Empat warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penyekapan di Myanmar berhasil dibebaskan. Mereka kini sudah berada di Mae Sot, Thailand yang berbatasan langsung dengan Myanmar.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, Atase Polri untuk Bangkok sudah bertemu dengan empat WNI tersebut.

"Dilaporkan saat ini Atase Polri untuk Bangkok AKBP Endon Nurcahyo sudah tiba di perbatasan Thailand-Myanmar bertemu dengan keempat WNI yang bermasalah di Myanmar," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/5/2023).



Sandi menuturkan, Atase Polri untuk Bangkok langsung melakukan pendalaman sebelum empat WNI tersebut dibawa ke Bangkok pada Sabtu (6/5/2023) sore tadi. "Sore ini keempat WNI kami langsung bawa ke Bangkok untuk pendalaman. Karena agak riskan terlalu lama di Mae Sot," katanya.

Selanjutnya, empat personel Bareskrim dengan pendampingan Kabag Jatinter Set NCB Hubinter Polri, Minggu (7/5/2023) besok, akan terbang ke Bangkok untuk segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan.

"Personel Polri didampingi Protkon KBRI Bangkok dan Atase Riset dan salah satu informan yang membantu membebaskan 4 WNI dari Myawaddy Myanmar," katanya.

Baca juga: Gadis Bandung Korban Perdagangan Orang di Myanmar Disekap dan Disetrum

Untuk diketahui, sebanyak 20 WNI terjebak di daerah konflik di Myanmar. Mereka diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah tengah berusaha mengevakuasi puluhan WNI yang berada di daerah konflik di Myanmar.

"Kita sedang berusaha membawa dan mengevakuasi agar mereka keluar," kata Jokowi saat ditemui di Gedung Sarinah Jakarta, Kamis (4/5/2023).

Jokowi berkata, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah berusaha untuk mengevakuasi puluhan WNI itu dari daerah konflik di Myanmar. "Kemlu sedang berkomunikasi dengan Myanmar agar WNI kita yang ada di sana bisa dipulangkan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Rekomendasi
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Berita Terkini
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved