Deklarasi Pemilu Beretika dan Berintegritas, DKPP: Ini Bukan Cuma Simbolik

Selasa, 31 Januari 2023 - 06:33 WIB
loading...
Deklarasi Pemilu Beretika...
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) deklarasi Menuju Pemilu Beretika dan Berintegritas di Jakarta, Senin (30/1/2023), bersama 12 penggiat Pemilu. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) deklarasi Menuju Pemilu Beretika dan Berintegritas di Jakarta, Senin (30/1/2023). Deklarasi yang dilakukan bersama 12 penggiat Pemilu ini untuk menyambut Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Anggota DKPP J Kristiadi mengungkapkan, deklarasi ini adalah tekad DKPP bersama penggiat Pemilu untuk mewujudkan Pemilu yang lebih baik.

"Ini bukan cuma retorika simbolik, tapi deklarasi ini merupakan tekad kita yang sebenarnya," ungkap Kristiadi dari keterangannya, Selasa (31/1/2023).

Deklarasi sendiri merupakan hasil dari Focus Group Discussion (FGD) DKPP dengan Penggiat Pemilu Menuju Pemilu Beretika dan Berintegritas yang dilakukan pada waktu yang sama.

Baca juga: Pemilu 2024 Eranya Anak Muda

Deklarasi ini disertai penandatanganan deklarasi oleh Kristiadi selaku perwakilan dari DKPP dengan 12 penggiat Pemilu. Ke-12 penggiat Pemilu itu yakni Neni Nurhayati (DEEP), Wildhan Khalyubi (KISP), Muh. Afit Khomsani (Netfid), Heroik Mutaqin Pratama (Perludem), Siti Badriyah (Migrant CARE).

Kemudian Ray Rangkuti (LIMA), Hariaman Patianakota (TePI), Yusfitriadi (LS Vinus), Mike Verawati (Koalisi Perempuan Indonesia), Erik Kurniawan (SPD), Nixigo Sasvito (JPPR), dan Jojo Rohi (KIPP).

Baca juga: Pemilu 2024 dan Potensi Konflik

Deklarasi ini juga dihadiri oleh Anggota DKPP lainnya, yaitu I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Ratna Dewi Pettalolo, dan Muhammad Tio Aliansyah. Selain itu, hadir pula Sekretaris DKPP Yudia Ramli dan segenap jajaran Sekretariat DKPP.

Bunyi Deklarasi Menuju Pemilu Beretika dan Berintegritas adalah

"Pemilu adalah manifestasi kedaulatan rakyat yang dilaksanakan dengan menjunjung tinggi etika, integritas serta kompetensi dalam menglola nilai-nilai luhur bangsa. Oleh sebab itu Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 diharapkan menjadi bukti kedewasaan bangsa Indonesia dalam mempraktekkan kehidupan demokrasi yang bermartabat dan berkeadilan.

Pada hari ini, Senin, tanggal 30 Januari 2023 betempat di Jakarta, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia bersama perwakilan 15 Pengiat Pemilu mendeklarasikan:

1. Kami menyadari sepenuhnya Pemilu dan Pilkada 2024 yang berintegritas dihasilkan melalui proses serta penyelenggaraan yang didasari asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Upaya tersebut merupakan usaha kolektif serta gotong royong yang melibatkan seluruh elemen penyelenggara, peserta, pemilih, pemerintah, dan masyarakat sipil.

2. Kami mempunyai komitmen untuk terus berpartisipasi dalam mengupayakan penegakkan kode etik penyelenggara Pemilu di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia demi terciptanya Pemilu dan Pilkada serentak 2024 yang beretika dan berintegritas.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Imbas Kasus Jet Pribadi,...
Imbas Kasus Jet Pribadi, DPR Bakal Awasi Ketat Anggaran KPU
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Usai Kena Sanksi Peringatan...
Usai Kena Sanksi Peringatan Keras DKPP soal Jet Pribadi, Ketua-Anggota KPU Bakal Dipanggil DPR
Sewa Jet Pribadi, Ketua...
Sewa Jet Pribadi, Ketua KPU dan 4 Anggotanya Kena Sanksi Peringatan Keras DKPP
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Polemik PAW Anggota...
Polemik PAW Anggota DPRD Waropen Picu Polemik, Begini Penjelasan PBB
Buntut Sewa Jet Pribadi,...
Buntut Sewa Jet Pribadi, Pimpinan KPU Diperiksa DKPP
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
Rekomendasi
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved