TNI beri pengobatan gratis kepada 10.038 pasien di NTT
Rabu, 18 September 2013 - 15:27 WIB
TNI beri pengobatan gratis kepada 10.038 pasien di NTT
A
A
A
Sindonews.com - Setelah dua minggu menggelar operasi bakti, Satuan Tugas (Satgas) Surya Bhaskara Jaya (SBJ) LXII/2013 pimpinan Kolonel Laut (P) Taat Siswo Sunarto, tercatat telah melayani sebanyak 10.038 pasien di empat wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni di Lembata, Maumere, Labuan Bajo, dan Waingapu.
Menurut Komandan Satgaspen (Dansatgaspen) Sail Komodo 2013 Kolonel Marinir Bambang Hullianto, Rabu (18/9/2013), jumlah tersebut melebihi target yang diperkirakan sebelumnya, yaitu sebanyak 7 ribu pasien.
Pelayanan kesehatan gratis yang digelar mulai tanggal 2-16 September 2013 di empat wilayah tersebut, terbagi menjadi: 6.769 pasien pelayanan kesehatan umum, 982 kesehatan gigi, 266 THT dan 458 khitan. Pasien bedah minor: 149 lipoma, 10 papiloma, 5 clavus, 1 rekonstruksi nasal, 13 atheruma serta 2 irigasi sinus.
Pasien bedah mayor: 29 struma, 6 hydrocle, 1 apendik, 1 uvula bafida, 4 ganglion, 29 hernia, 3 kista, 4 FAM, 2 tumor parotitis, 1 laparatomy, 1 aff plate, 1 mioma, 1 tonsilektomi, 1 endometriosis, 2 palato schisis, serta 5 giant lipoma. Poli kesehatan mata: 186 katarak dan 74 pterigium, disusul 24 bibir sumbing, 158 poli kandungan, 54 metode operasi wanita (MOW), laboratorium 158 BT/CT, 210 GDA, dan 244 rontgen.
Operasi bakti yang menggunakan kapal perang rumah sakit KRI dr Soeharso-990 dan memiliki fasilitas bedah, ICU, rontgen, laboratorium, serta unit kesehatan pendukung lainnya, dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) I Putu Darjatna ini melibatkan 616 personel, 126 orang diantaranya adalah tenaga medis, sedangkan lainnya adalah awak kapal perang, pilot dan kru pesawat helikopter, Komando Pasukan Katak (Kopaska), Penyelam Tempur TNI AL, serta Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL).
Bakti sosial ini merupakan hasil kerjasama antara TNI AL dengan jajaran pemerintahan, seperti Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BKKBN, pemerintah daerah, negara sahabat, dan swasta.
Khusus di wilayah Labuan Bajo, pelayan kesehatan SBJ bekerja sama dengan tim medis dari Angkatan Laut China, People Liberation Army Navy (PLA-Navy), dan Angkatan Laut Singapura, Republic of Singapore Navy (RSN). Angkatan Laut China mengerahkan satu unit kapal perang rumah sakit China Navy Ship (CNS) bernama Peace Ark-866 yang dikomandani oleh Captain Yu Dapeng, dan kapal perang Singapura RSS Endeavour-210.
Hasil rekapitulasi pelayanan kesehatan yang dilakukan tim medis Angkatan Laut China People Liberation Army Navy (PLA-Navy) sejumlah 1.193 pasien terdiri dari 1.045 pelayanan kesehatan umum, 147 kesehatan gigi, dan 35 pasien bedah minor. Sementara Angkatan Laut Singapura, Republic Of Singapore Navy (RSN) sebanyak 474 pasien, terdiri dari 273 pelayanan kesehatan umum, 79 kesehatan gigi, 91 poli mata, dan 31 pasien bedah minor.
Menurut Komandan Satgaspen (Dansatgaspen) Sail Komodo 2013 Kolonel Marinir Bambang Hullianto, Rabu (18/9/2013), jumlah tersebut melebihi target yang diperkirakan sebelumnya, yaitu sebanyak 7 ribu pasien.
Pelayanan kesehatan gratis yang digelar mulai tanggal 2-16 September 2013 di empat wilayah tersebut, terbagi menjadi: 6.769 pasien pelayanan kesehatan umum, 982 kesehatan gigi, 266 THT dan 458 khitan. Pasien bedah minor: 149 lipoma, 10 papiloma, 5 clavus, 1 rekonstruksi nasal, 13 atheruma serta 2 irigasi sinus.
Pasien bedah mayor: 29 struma, 6 hydrocle, 1 apendik, 1 uvula bafida, 4 ganglion, 29 hernia, 3 kista, 4 FAM, 2 tumor parotitis, 1 laparatomy, 1 aff plate, 1 mioma, 1 tonsilektomi, 1 endometriosis, 2 palato schisis, serta 5 giant lipoma. Poli kesehatan mata: 186 katarak dan 74 pterigium, disusul 24 bibir sumbing, 158 poli kandungan, 54 metode operasi wanita (MOW), laboratorium 158 BT/CT, 210 GDA, dan 244 rontgen.
Operasi bakti yang menggunakan kapal perang rumah sakit KRI dr Soeharso-990 dan memiliki fasilitas bedah, ICU, rontgen, laboratorium, serta unit kesehatan pendukung lainnya, dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) I Putu Darjatna ini melibatkan 616 personel, 126 orang diantaranya adalah tenaga medis, sedangkan lainnya adalah awak kapal perang, pilot dan kru pesawat helikopter, Komando Pasukan Katak (Kopaska), Penyelam Tempur TNI AL, serta Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL).
Bakti sosial ini merupakan hasil kerjasama antara TNI AL dengan jajaran pemerintahan, seperti Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BKKBN, pemerintah daerah, negara sahabat, dan swasta.
Khusus di wilayah Labuan Bajo, pelayan kesehatan SBJ bekerja sama dengan tim medis dari Angkatan Laut China, People Liberation Army Navy (PLA-Navy), dan Angkatan Laut Singapura, Republic of Singapore Navy (RSN). Angkatan Laut China mengerahkan satu unit kapal perang rumah sakit China Navy Ship (CNS) bernama Peace Ark-866 yang dikomandani oleh Captain Yu Dapeng, dan kapal perang Singapura RSS Endeavour-210.
Hasil rekapitulasi pelayanan kesehatan yang dilakukan tim medis Angkatan Laut China People Liberation Army Navy (PLA-Navy) sejumlah 1.193 pasien terdiri dari 1.045 pelayanan kesehatan umum, 147 kesehatan gigi, dan 35 pasien bedah minor. Sementara Angkatan Laut Singapura, Republic Of Singapore Navy (RSN) sebanyak 474 pasien, terdiri dari 273 pelayanan kesehatan umum, 79 kesehatan gigi, 91 poli mata, dan 31 pasien bedah minor.
(lal)