Emir tersangka, Setya ogah ditraktir
Senin, 30 Juli 2012 - 17:55 WIB
Emir tersangka, Setya ogah ditraktir
A
A
A
Sindonews.com - Banyaknya anggota DPR yang terjerat kasus korupsi membuat anggota Komisi VII DPR Satya Widya Yudha berhati-hati menerima tawaran untuk ditraktir oleh rekan sesama anggota DPR, dan rekanan swasta.
"Saya sekarang jaga hati-hati betul. Misalnya pergi keluar, terus sama KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) dibayarin makan, terus dicatat. Wah kan bahaya, kalau tiba-tiba dia makan sendiri terus nulis nama saya juga," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/7/2012).
Dia mengatakan, dirinya tidak mengerti dengan kata-kata biaya hiburan pada kasus Emir yang diduga berasal dari uang hasil korupsi pada 2004 silam lalu. "Saya bingung, katanya biaya hiburan digunakan bersama orang lain. Kalau cuma ditraktir makan, terus nama kita masuk dalam struknya, dibilang menikmati juga?" ujarnya.
Menurutnya, jika memang uang tersebut langsung masuk ke rekening Emir, maka kasus tersebut akan cepat selesai. Namun, dengan kondisi seperti sekarang, bukan tidak mungkin bisa menyeret nama-nama lain, atau yang sering disebut korupsi berjamaah.
"Saya sekarang jaga hati-hati betul. Misalnya pergi keluar, terus sama KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) dibayarin makan, terus dicatat. Wah kan bahaya, kalau tiba-tiba dia makan sendiri terus nulis nama saya juga," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/7/2012).
Dia mengatakan, dirinya tidak mengerti dengan kata-kata biaya hiburan pada kasus Emir yang diduga berasal dari uang hasil korupsi pada 2004 silam lalu. "Saya bingung, katanya biaya hiburan digunakan bersama orang lain. Kalau cuma ditraktir makan, terus nama kita masuk dalam struknya, dibilang menikmati juga?" ujarnya.
Menurutnya, jika memang uang tersebut langsung masuk ke rekening Emir, maka kasus tersebut akan cepat selesai. Namun, dengan kondisi seperti sekarang, bukan tidak mungkin bisa menyeret nama-nama lain, atau yang sering disebut korupsi berjamaah.
(lil)