Revolusi Industri 4.0 dalam Dunia Kesehatan

Senin, 10 September 2018 - 16:33 WIB
A A A
Pendekatan yang dilakukan oleh Watson dengan adanya perkembangan pengetahuan di bidang kedokteran setiap tahun melalui berbagai penelitian tidak ada dokter yang dapat mengikuti semua perkembangan tersebut di mana setiap pasien dapat memberikan data kesehatan pribadi yang sangat berharga. Watson mengumpulkan semua data yang ada dan menemukan korelasi yang relevan dalam hal yang tidak dapat dilakukan seorang dokter.

Beberapa area yang diyakini IBM telah memberikan manfaat adalah pengaturan kadar gula darah yang lebih baik pada penderita diabetes melitus (kencing manis), pengambilan keputusan pengobatan yang sesuai pada pasien kanker, penemuan pengobatan yang baru dan penting pada penyakit kronis seperti ALS (amyotrophic lateral sclerosis), dan parkinson.

Secara spesifik Watson fokus pada bidang kanker (Watson for Oncology) dengan tujuan memaksimalkan kecerdasan buatan dari data yang didapat. Sampai akhir Juni 2018, sudah ada 230 rumah sakit dan organisasi kesehatan yang mencakup 84.000 pasien bekerja sama dengan Watson.

Pro dan kontra terjadi dalam penggunaan Watson. Dalam beberapa artikel yang dimuat dalam jurnal kedokteran seperti The Oncologist, Neurology, Acta Neuropathologica, Annals of Oncology para peneliti mengumpulkan data dari pasien dan mencari hubungan baru dengan data dari berbagai literatur. Hasil analisis yang dilakukan Watson akan memberikan rekomendasi yang menjadi bahan pertimbangan alternatif pengobatan.

Di luar hal itu terdapat beberapa pihak yang kontra dan kecewa terhadap penggunaan Watson seperti rumah sakit pendidikan di Giessen dan Marburg yang berada di Jerman. Menurut mereka Watson adalah eksperimen yang gagal. Jika dokter memasukkan data pasien yang menderita nyeri dada, Watson tidak memberikan diagnosis angina pectoris (serangan jantung) atau diseksi aorta (robeknya aorta), hasil yang keluar adalah penyakit infeksi yang langka.

Menurut IBM, hal ini terjadi karena adanya identifikasi bahasa yang tidak sesuai. Semua data pasien termasuk tulisan dari dokter, hasil laboratorium dipindai dan data akan dianalisis. Ungkapan kalimat yang biasa digunakan oleh dokter seperti “tidak dapat disingkirkan” merupakan hal yang rumit untuk diinterpretasi oleh Watson.

Walaupun begitu dengan bertambahnya publikasi ilmiah dan jumlah rumah sakit yang menggunakan Watson terus bertambah, IBM percaya bahwa Watson berada pada jalur yang benar.

Dokter Kehilangan Pekerjaan?
Bagaimana dengan perusahaan teknologi lainnya seperti Google, Apple, Amazon, dan perusahaan rintisan lainnya? Sejak 2015, Google telah membuat divisi anak usaha dengan nama Verily (sebelumnya bernama Google Life Sciences).

Verily fokus dalam pengumpulan, pengorganisasian data kesehatan, dan menggunakan hasil analisis dari data tersebut untuk memberikan penanganan secara holistis seperti pemantauan kadar gula darah dengan lensa kontak yang memiliki sensor, program sterilisasi nyamuk aedes aegypti sebagai vektor pembawa penyakit demam berdarah dengan melepaskan nyamuk yang steril, operasi dengan bantuan robot cerdas, dan proyek menarik lainnya. Bahkan perusahaan lain seperti Philips, perusahaan yang kita kenal sebagai produsen lampu ini telah menjual bisnis lampunya dan fokus ke industri kesehatan.

Sangat menarik jika kita bayangkan bagaimana kemajuan yang dapat dicapai oleh teknologi dalam beberapa tahun ke depan. Jika selama ini kita mendapat pengobatan secara konvensional, dengan perkembangan teknologi kita dapat mencapai apa yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya oleh umat manusia.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.0911 seconds (10.101#12.26)