Soal Eks Pejabat Kemenkeu, Bukti ISIS Sudah Merambah Kemana-mana
Minggu, 29 Januari 2017 - 14:01 WIB
Soal Eks Pejabat Kemenkeu, Bukti ISIS Sudah Merambah Kemana-mana
A
A
A
JAKARTA - Mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Triyono Utomo Abdul Bakti dinilai sebagai bukti pengaruh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sudah merambah kemana-mana. Sebab, Triyono bersama istri dan tiga anaknya dideportasi dari Turki karena akan masuk ke Suriah untuk bergabung bersama ISIS.
"Itu menunjukkan bahwa pengaruh dan penetrasi ISIS itu sudah merambah kemana-mana," kata Anggota Komisi I DPR Ahmad Muzani di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2017).
Kata dia, kasus Triyono menunjukkan bahwa masyarakat berlatar belakang apapun, swasta ataupun pemerintah berpotensi disasar kelompok ISIS.
"Karena itu tugas semua pemerintah masyarakat adalah untuk meyakinkan kepada ideologi yang benar, ideologi yang benar harus dikumandangkan," papar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini.
Namun, lanjut dia, tindakan pemerintah ataupun aparat harus persuasif terhadap kelompok teroris di Tanah Air. Sebab, cara-cara kekerasan juga tidak bisa menghentikan orang untuk bergabung ke kelompok terorisme atau radikal.
"Sehingga, saya kira pemberantasan terorisme dengan persuasif harus dikedepankan," pungkasnya.
"Itu menunjukkan bahwa pengaruh dan penetrasi ISIS itu sudah merambah kemana-mana," kata Anggota Komisi I DPR Ahmad Muzani di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2017).
Kata dia, kasus Triyono menunjukkan bahwa masyarakat berlatar belakang apapun, swasta ataupun pemerintah berpotensi disasar kelompok ISIS.
"Karena itu tugas semua pemerintah masyarakat adalah untuk meyakinkan kepada ideologi yang benar, ideologi yang benar harus dikumandangkan," papar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini.
Namun, lanjut dia, tindakan pemerintah ataupun aparat harus persuasif terhadap kelompok teroris di Tanah Air. Sebab, cara-cara kekerasan juga tidak bisa menghentikan orang untuk bergabung ke kelompok terorisme atau radikal.
"Sehingga, saya kira pemberantasan terorisme dengan persuasif harus dikedepankan," pungkasnya.
(kri)