Kehadiran BG Diyakini Bisa Bawa Perubahan Positif di Tubuh BIN
Senin, 05 September 2016 - 17:30 WIB
Kehadiran BG Diyakini Bisa Bawa Perubahan Positif di Tubuh BIN
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Institute for Transformation Studies (Intrans) Andi Saiful Haq mengatakan, setidaknya ada dua hal yang menjadi dasar untuk menilai kepantasan Komjen Pol Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN).
Pertama, dibutuhkan kepala BIN yang tangguh untuk mengawal program nawacita pemerintah berkenaan dengan poros maritim dan pembangunan infrastruktur. Kedua, berkaitan dengan reformasi internal di tubuh BIN yang sejak reformasi dianggap belum tersentuh.
"Maka soal akuntabilitas (BIN) sangat tertutup. Pencalonan BG menjadi relevan," ujar Andi saat diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016).
Terkait dicalonkannya BG yang berlatar belakang polisi, Andi mengaku hal itu bagian dari reformasi di tubuh BIN, meski hal itu sudah dimulai di era Sutanto.
Menurutnya, dikotomi antara Polri dan TNI dalam tubuh BIN dianggap sudah tak berlaku lagi. Terpenting, bagi dia adalah soal pembenahan internal mereka.
"Saat ini BIN masih campur aduk antara intelijen sipil dan intel tempur. Seharusnya mengarah kepada badan intelijen yang modern dan sipil," tuturnya.
Pertama, dibutuhkan kepala BIN yang tangguh untuk mengawal program nawacita pemerintah berkenaan dengan poros maritim dan pembangunan infrastruktur. Kedua, berkaitan dengan reformasi internal di tubuh BIN yang sejak reformasi dianggap belum tersentuh.
"Maka soal akuntabilitas (BIN) sangat tertutup. Pencalonan BG menjadi relevan," ujar Andi saat diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016).
Terkait dicalonkannya BG yang berlatar belakang polisi, Andi mengaku hal itu bagian dari reformasi di tubuh BIN, meski hal itu sudah dimulai di era Sutanto.
Menurutnya, dikotomi antara Polri dan TNI dalam tubuh BIN dianggap sudah tak berlaku lagi. Terpenting, bagi dia adalah soal pembenahan internal mereka.
"Saat ini BIN masih campur aduk antara intelijen sipil dan intel tempur. Seharusnya mengarah kepada badan intelijen yang modern dan sipil," tuturnya.
(kri)