JK Akui Sulit Satukan Ical-Agung
Sabtu, 30 Mei 2015 - 21:57 WIB
JK Akui Sulit Satukan Ical-Agung
A
A
A
JAKARTA - Jusuf Kalla (JK) mengakui untuk mewujudkan islah khusus antara kubu Aburizal Bakrie (Ical) hasil musyawarah nasional (Munas) Bali dengan kubu Agung Laksono hasil Munas Ancol Jakarta, merupakan hal yang sulit.
Namun akhirnya, pada hari ini kedua kubu melakukan islah khusus untuk menghadapi pemilu kepala daerah (Pilkada) serentak 2015. Islah itu dilangsungkan di Kediaman dinas JK sebagai inisiator islah.
"Ya tentu (sulit). Yang penting tujuannya kita satu saja. Perbedaannya kita singkirkan dulu," ujar JK di kediaman dinasnya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2015).
JK mengatakan, kedua kubu yang berseteru itu pada awalnya berkawan. "Ya semua kawan. Dulu satu, sama-sama, satu ketiduran, satu jalan. Berkampanye sejak awal bersama-sama. Berkawan, berpolitik," tuturnya.
Namun JK yakin, pada akhirnya kedua kubu yang berseteru ini akan bersatu kembali. "Kalau sudah inkracht ya harus dua belah pihak setuju akan hasil itu. Artinya setuju calon ini dan tidak ada protesnya karena calon yang diajukan nanti disetujui bersama. Calon dulu disetujui sehingga siapapun yang tanda tangan tidak akan ada yang protes," imbuhnya.
.jpg)
Baca:
4 Poin Kesepakatan Islah Golkar
Perundingan Dua Kubu Golkar Bakal Alot
Saling Keras Kepala, Golkar Tak Akan Islah
Namun akhirnya, pada hari ini kedua kubu melakukan islah khusus untuk menghadapi pemilu kepala daerah (Pilkada) serentak 2015. Islah itu dilangsungkan di Kediaman dinas JK sebagai inisiator islah.
"Ya tentu (sulit). Yang penting tujuannya kita satu saja. Perbedaannya kita singkirkan dulu," ujar JK di kediaman dinasnya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2015).
JK mengatakan, kedua kubu yang berseteru itu pada awalnya berkawan. "Ya semua kawan. Dulu satu, sama-sama, satu ketiduran, satu jalan. Berkampanye sejak awal bersama-sama. Berkawan, berpolitik," tuturnya.
Namun JK yakin, pada akhirnya kedua kubu yang berseteru ini akan bersatu kembali. "Kalau sudah inkracht ya harus dua belah pihak setuju akan hasil itu. Artinya setuju calon ini dan tidak ada protesnya karena calon yang diajukan nanti disetujui bersama. Calon dulu disetujui sehingga siapapun yang tanda tangan tidak akan ada yang protes," imbuhnya.
.jpg)
Baca:
4 Poin Kesepakatan Islah Golkar
Perundingan Dua Kubu Golkar Bakal Alot
Saling Keras Kepala, Golkar Tak Akan Islah
(hyk)