Hukum

Terlalu dini kaitkan Atut dengan kasus Wawan

Rabu,  9 Oktober 2013  −  18:47 WIB
Terlalu dini kaitkan Atut dengan kasus Wawan
Ratut Atut Chosiyah (Dok. Istimewa).

Sindonews.com - Dikaitkannya nama Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dalam kasus dugaan suap yang dilakukan adik kandungnya, Tubagus Chaeri Whardana (TCW) atau Wawan kepada mantan Ketua Mahkamah Konsitutsi (MK,) Akil Mochtar, ditanggapi dingin anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo.

Menurut Bambang yang juga satu garis partai dengan Atut ini, masih terlalu dini untuk mengomentari bahwa Gubenur Banten Ratu Atut Chosiyah terlibat dalam kasus adiknya pada sengketa Pemilukada Lebak.

"Atut kan hanya dicegah ke luar negeri dan jangan dikait-kaitkanlah sebelum memang KPK benar memeriksanya," katanya di daerah Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2013).

Bambang menjelaskan, saat ini Golkar menilai terlalu dini jika Atut disangkut pautkan dalam penangkapan Akil dan adiknya wawan. "Saya tidak ingin mengomentari ini, namun saya berharap Atut dapat menjelaskan secara lengkap, kalau dia tidak terlibat dalam kasus Akil," jelasnya.

Tapi Bambang secara tegas berharap, Atut yang duduk sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar ini memang tidak terlibat dalam kasus Wawan. Sebelumnya diberitakan Wawan, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dijadikan tersangka dalam kasus suap Akil senilai Rp1 miliar pada sengketa Pemilukada Lebak, Banten.

Baca juga berita Kekuasaan Atut menggurita di wilayah Banten.


(maf)

views: 840x

 

shadow