Hukum

Eks Wakakorlantas sebut DS arahkan HPS di proyek SIM

Selasa,  11 Juni 2013  −  15:10 WIB
Eks Wakakorlantas sebut DS arahkan HPS di proyek SIM
Mantan Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Djoko Susilo, (SINDOphoto).

Sindonews.com - Mantan Kakorlantas Irjen Pol Djoko Susilo (DS) dituding sebagai otak dari pengaturan dan pengelembungan harga dari masing masing unit simulator SIM roda dua dan roda empat.

Hal tersebut dikatakan mantan Wakil Kepala Korlantas (Wakakorlantas) Brigjen Didik Purnomo saat menjadi saksi dalam persidangan kasus korupsi pengadaan simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korlantas Polri.

"Yang menentukan HPS itu Kakor. HPS (Harga Perkiraan Sendiri) sesuai arahan Kakorlantas," kata Didik saat menjadi saksi untuk terdakwa Djoko Susilo di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/6/2013).

Diketahui, Didik Purnomo adalah Wakakorlantas Polri dan di proyek Simulator SIM bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. Adapun, Djoko Susilo merupakan Kepala Korlantas Polri, ketika proyek itu diadakan.

Dalam dakwaan Djoko Susilo, HPS untuk alat simulator roda dua senilai Rp80 juta per unit. Namun, agar tidak dicurigai, Djoko menyamarkannya dengan harga Rp79.930.000.00 per unit. Adapun, alat simulator roda empat, harga perkiraan sendiri senilai Rp260 juta. Agar tidak dicurigai, Djoko menyamarkannya dengan angka Rp258.917.000.00 per unit.


(maf)

views: 919x

 

shadow