Hankam

Densus 88 tembak mati penyuplai logistik teroris Santoso

Senin,  10 Juni 2013  −  18:22 WIB
Densus 88 tembak mati penyuplai logistik teroris Santoso
Ilustrasi (Istimewa)

Sindonews.com - Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Mabes Polri berhasil menangkap seorang anak buah dari kelompok teroris Santoso. Namun, saat hendak ditangkap tersangka bernama Nudin alias Bondan melawan, sehingga ditembak petugas dan akhirnya tewas.

"Sekira pukul 16.00 WITA telah dilakukan penangkapan oleh Tim Densus 88 terhadap tersangka Nudin alias Bondan, di Jalan P Irian Poso," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (10/6/2013).

Boy menceritakan, penangkapan tersebut berawal saat tersangka naik sepeda motor keluar dari Kayamanya menuju Jalan Irian. Saat itu, anggota Densus 88 berusaha menghentikan. Namun, yang bersangkutan melaju dan menabrak mobil.

"Pada saat akan ditangkap yang bersangkutan menembak anggota Densus. Sehingga, anggota membalas tembakan dan mengakibatkan tersangka meninggal dunia," tegasnya.

Menurut Boy, tersangka memiliki keterlibatan dalam aksi terorisme di Poso. Kemudian, juga terlibat aksi terorisme Fa'i bersama Abu Roban di Jawa tengah dan menerima hasil Fa'i.

"Tersangka juga sebagai penyuplai logistik terhadap kelompok Santoso. Dia juga sebagai pencari logistik dan dana untuk kelompok Santoso, Asmar dan Roy di Bima," pungkasnya. Dari penangkapan tersebut, Densus 88 berhasil menyita senjata api jenis pistol dengan peluru 6 butir.


(kri)

views: 1.452x

 

shadow