Inilah sepak terjang Susno Duadji

Inilah sepak terjang Susno Duadji
Susno Duadji (dok Istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Susno Duadji, sosok jenderal bintang tiga yang kini menjadi pusat perhatian publik setelah dinyatakan akan dijebloskan ke penjara oleh Kajati DKI Jakarta dan Kajati Jawa Barat terkait kasus korupsi PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan kasus dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008. Lantas siapakah Susno Duadji?.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Sindonews dari berbagai sumber, Komjen Pol Drs Susno Duadji, S.H, M.Sc. lahir di Pagar Alam, Sumatera Selatan, 1 Juli 1954. Artinya kini ia sudah berusia 59 tahun.

Susno adalah anak kedua dari delapan bersaudara. Ayahnya bernama Duadji, seorang sopir, dan ibunya, Siti Amah seorang pedagang kecil. Susno memiliki isteri bernama Herawati dan bapak dari dua orang putri.

Dari segi pendidikan, Susno Duadji adalah polisi yang telah banyak mengenyam berbagai pendidikan. Pendidikan yang telah dia jalani antara lain S-1 Hukum dan S-2 Manajemen di PTIK, dan Sespati Polri.

Susno juga mendapat kursus dan pelatihan di antaranya Senior Investigator of Crime Course (1988), Hostage Negotiation Course (Antiteror) di Universitas Louisiana AS (2000), Studi Perbandingan Sistem Kriminal di Kuala Lumpur Malaysia (2001), Studi Perbandingan Sistem Polisi di Seoul, Korea Selatan (2003), serta Training Anti Money Laundering Counterpart di Washington, DC, AS. Dirinya juga  sudah mengunjungi hampir 90 negara untuk belajar menguak kasus korupsi.

Karirnya mulai meroket ketika dia dipercaya menjadi Wakapolres Yogyakarta dan berturut-turut setelah itu Kapolres di Maluku Utara, Madiun, dan Malang. Susno mulai ditarik ke Jakarta ketika ditugaskan menjadi kepala pelaksana hukum di Mabes Polri dan mewakili institusinya membentuk KPK pada tahun 2003.

Tahun 2004 dia ditugaskan di Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ). Sekitar tiga tahun di PPATK, Susno kemudian dilantik sebagai Kapolda Jabar.

Baru pada 24 Oktober 2008, jabatan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri (Kabareskrim) baru disematnya menggantikan Bambang Hendarso Danuri.


Selanjutnya...
dibaca 7.051x
Halaman 1 dari 3
Top