Sosial & Budaya

Jumlah penduduk berkaitan dengan stabilitas keamanan

Rabu,  17 April 2013  −  15:47 WIB
Jumlah penduduk berkaitan dengan stabilitas keamanan
Ilustrasi, (Ist).

Sindonews.com - Deputi Operasi (Deops) Kapolri Irjen Polisi Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya sudah lama ingin bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terkait kependudukan.

Namun diakuinya, selama ini belum ada dasar hukum yang jelas atas pelayanan seperti apa yang akan dilakukan oleh Polri dalam kependudukan.

Menurutnya, pertumbuhan laju pendudukan sangat berkaitan dengan tugas Polri, karena akan mengancam keamanan negara dan bangsa. Untuk itu kita bersama-sama BKKBN bekerja keras untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat luas.

"Kalau negara banyak preman, pengangguran dan pendemo tentu ini kewajiban Polri untuk menjaga kestabilan," kata Badrodin saat ditemui dalam Rakornas dengan Kapolri di Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Lanjut dia, nantinya Kapolri akan menurunkan satuan Bintara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibnas) dalam pelayanan terbatas. "Para petugas nanti akan diberikan modul dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat," ucapnya.

Terkait hal ini, Babinkamtibnas akan di didirikan sampai pelosok-pelosok desa guna memberikan penyuluhan kepada masyarakat khusunya remaja untuk menunda perkawinan dan para ibu untuk menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang.

Saat ini sudah 45.000 Babinkamtibnas dan 27.000 tenaga medis dan 7.000 di poliklinik. Sedangkan saat aini ada 750.000 dan 6.000 tenaga medis yang melayani di rumah sakit  (rs). "Para Kasat Humas setiap desa-desa akan membuat program penyuluhan di sekolah-sekolah dalam ekskul untuk para remaja," paparnya.


(maf)

views: 422x

 

shadow