Sosial & Budaya

DIY usul eks RSBI jadi CIBI

Kamis,  24 Januari 2013  −  16:37 WIB
DIY usul eks RSBI jadi CIBI
Ilustrasi sekolah RSBI. (Dok. Sindo)

Sindonews.com - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY mengusulkan istilah sekolah Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa (CIBI) sebagai pengganti istilah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang telah dibatalkan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami mengusulkan ke pusat agar sekolah eks RSBI bisa menjadi sekolah CIBI agar mengembangkan potensinya seperti yang selama ini dilakukan. Apalagi sekolah-sekolah eks RSBI biasanya memiliki keunggulan di bidang sains. Sehingga tepat jika dikembangkan sebagai sekolah CIBI seperti sejumlah sekolah yang saat ini memang mempunyai karakter khusus di bidang sains, olahraga ataupun seni," ujarnya kepada wartawan, di Yogyakarta, Kamis (24/1/2013).

Dia menuturkan, sekolah CIBI tak hanya mampu menggantikan istilah RSBI, tapi juga tidak melanggar aturan. Hal ini dikarenakan, pembinaan sekolah CIBI bisa dilakukan di tingkat provinsi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaran Pendidikan.

Meski memang diakuinya jika aturan yang fokus pada pengelolaan sekolah CIBI belum ada hingga kini.

"Dalam PP itu dikatakan pemerintah daerah (pemda) memiliki wewenang dalam mengelola sekolah yang mempunyai bakat di bidang sains, seni dan olahraga. Dengan amanat inilah kami mengusulkannya sehingga esensi sekolah yang memiliki bisa prestasi di tingkat internasional pun bisa dicapai," imbuhnya.

Dijelaskan Aji, di DIY sendiri belum ada sekolah yang benar-benar menyandang predikat CIBI sebab sekolah CIBI yang sebenarnya memiliki aturan dan kriteria khusus seperti persyaratan bagi para siswa mulai dari tes masuk.

Sebelumnya, sejumlah RSBI di DIY memang sudah dikelola oleh pemerintah provinsi. Bila kebijakan tersebut diberlakukan, maka sekitar 43 sekolah eks RSBI di DIY bisa dikelola menjadi sekolah CIBI.

Aji berharap, RSBI yang telah berubah menjadi sekolah reguler itu nantinya bisa mengembangkan potensi masing-masing sekolah. Saat ini, sejumlah sekolah di DIY baik tingkat dasar maupun menengah telah ada yang membuka kelas bagi siswa terkategori cerdas istimewa. Beberapa di antaranya seperti SD Sapen, SD Pujokusuman, SMA Negeri 8 Yogyakarta.


(mhd)

views: 1.133x

 

shadow