Periskop

Reksa dana, investasi paling aman di 2013

Jum'at,  4 Januari 2013  −  08:00 WIB
Reksa dana, investasi paling aman di 2013
Ilustrasi

IKLIM investasi Indonesia sepanjang tahun ini diproyeksi akan bergerak fluktuatif. Pasalnya, pada tahun depan, sentimen positif dan negatif akan berhembus nyaris bersamaan.

Dengan kondisi makro ekonomi yang fluktuatif tersebut, reksa dana dipandang sebagai pilihan instrumen yang paling aman pada tahun ini.

Sementara, sejumlah sentimen positif yang berhembus pada 2013 berasal dari dalam maupun luar negeri. Sentimen dari luar negeri, seperti kondisi makro ekonomi yang digadang-gadang akan berada dalam kondisi terbaik sejak 2011, yang sedikit banyak akan mendongkrak kondisi makro ekonomi Indonesia akan naik ke level baru.

Disamping itu, prospek ekonomi China yang meningkat dan Amerika Serikat yang diperkirakan akan mendapatkan angin segar atas kesepakatan jurang fiskal (fiscal cliff), disebut-sebut mampu menjadi kekuatan utama ekonomi dunia untuk tumbuh makin baik.

Adapun, sentimen positif dari dalam negeri, Komisaris Independen BRI Aviliani mengungkapkan, melimpahnya pertumbuhan masyarakat kelompok usia produktif dianggap sebagai bonus demografi yang mampu memberi kekuatan istimewa bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Bonus demografi tersebut memberi peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih produktif dibanding negara-negara di kawasan Eropa, yang didominasi kelompok masyarakat berusia lanjut.

"Indonesia itu diuntungkan dengan bonus demografi karena sebagian besar penduduknya berada pada usia 14 sampai 65 tahun (usai produktif). Kondisi perekonomian di kawasan Eropa masih belum akan membaik dalam waktu dekat. Ini karena kebijakan yang dibuat, penduduk mereka (negara Eropa) itu mayoritas berusai di atas 67 tahun (usia tidak produktif)," tutur aviliani.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin baik turut didorong pertumbuhan masyarakat kelompok ekonomi menengah ke atas, yang jumlahnya terus meningkat. Artinya, daya beli masyarakat juga semakin baik, sehingga berimplikasi pada iklim investasi yang makin positif karena Indonesia dianggap sebagai pasar potensial.

Kendati memiliki prospek yang positif pada tahun ini, kondisi ekonomi Indonesia akan sedikik terganjal aktivitas kampanye, menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) pada 2014. Direktur PT CIMB Sekuritas Yuga Nugraha menilai, kondisi tersebut dapat mempengaruhi aktivitas investasi di pasar modal.

"Tahun 2013 sudah mulai persiapan Pemilu, kampanye dan sebagainya," terang Yuga.


Selanjutnya...

views: 4.036x
Halaman 1 dari 3
Bagikan artikel ini :

 

shadow