Hukum

KPK belum sidik korupsi TNBK di Korlantas

Selasa,  13 November 2012  −  18:33 WIB
KPK belum sidik korupsi TNBK di Korlantas
Kantor Korlantas Mabes Polri (dok.Sindonews)

Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku belum menyidik kasus dugaan korupsi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNBK) di Korlantas Mabes Polri tahun anggaran 2011.

"KPK enggak ada penyidikan untuk TNBK," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat dihubungi Sindonews, di Jakarta, Selasa (13/11/2012) sore.

Menurut Priharsa, untuk melakukan penyidikan tentu merupakan kebijakan dari pimpinan KPK. Pasalnya segala sesuatu terkait penyelidikan dan penyidikan kasus-kasus korupsi harus selalu diketahui oleh pimpinan.

"Kalau mau menyidik pun mesti tahu kebijakan pimpinan dulu," tandasnya.

Sebelumnya, selain proyek pengadaan simulator surat izin mengemudi (SIM) senilai Rp196 miliar, diduga ada dua proyek lain di Korlantas Polri pada 2011 lalu, yakni proyek TNKB senilai Rp500 miliar dan STNK-BPKB dengan nilai Rp300 miliar.

Ketiga proyek ini diduga sarat unsur korupsi. Jika demikian, berebut kewenangan penanganan kasus dapat kembali terulang. Pasalnya, nilai korupsi TNKB lebih besar dari proyek pengadaan simulator SIM.

Kabareskrim Komjen Pol Sutarman mengatakan, pihaknya saat ini memang tengah menyidik kasus tersebut. Dia menyebutkan, orang-orang yang diduga terlibat dalam kasus itu, adalah orang-orang yang tengah disidik KPK dalam kasus simulator.


(rsa)

views: 601x

 

shadow