Hukum

Kapolri tidak tahu anggotanya 'serbu' KPK

Sabtu,  6 Oktober 2012  −  08:21 WIB
Kapolri tidak tahu anggotanya serbu KPK
Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo (Okezone)

Sindonews.com - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo tidak mengetahui adanya puluhan anggotanya yang mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjemput paksa Kompol Novel Baswedan yang saat ini bertugas di lembaga antikorupsi itu.

Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Kapolri menyatakan tidak pernah memerintahkan, dan tidak mengetahui adanya puluhan anggota polisi yang mendatangi Gedung KPK. Pasalnya, rombongan polisi tersebut merupakan anggota Polda Bengkulu.

"Menko Polhukam atas nama RI-1 langsung menelpon Kapolri, dan dijawab Kapolri bukan dirinya yang memerintahkan hal itu, dan dirinya sama sekali tidak mengetahui hal itu," katanya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (6/10/2012).

Dia mengungkapkan, Menko Polhukam juga langsung menanyakan kenapa Kapolri tidak mengetahui keberadaan anggotanya di Gedung KPK. Namun, Kapolri berdalih, puluhan anggotanya itu ingin berkoordinasi mengenai kasus yang menjerat Kompol Novel Baswedan kepada pimpinan KPK.

"Mereka bukan untuk menggeledah, tapi koordinasi saja dengan pimpinan KPK. Kalau menggeledah kan, itu anggota datang dan langsung menggeledah," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah pria berbaju batik yang diduga anggota kepolisian terlibat adu argumen dengan petugas KPK. Puluhan anggota polisi tersebut diduga ingin menjemput paksa Kompol Novel Baswedan yang saat ini bertugas di KPK.

Kompol Novel sendiri merupakan salah satu penyidik Polri di KPK yang menangani kasus dugaan korupsi pengadaan simulator motor dan mobil di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Bahkan, dari informasi yang dihimpun diketahui jika Kompol Novel merupakan inisiator dibongkarnya kasus yang melibatkan sejumlah perwira Polri tersebut.


(lil)

views: 3.148x

 

shadow