Hankam

Pesawat C-295 segera perkuat TNI AU

Senin,  10 September 2012  −  06:19 WIB
Pesawat C-295 segera perkuat TNI AU
Pen-AU

Sindonews.com - Setelah TNI Angkatan Udara (AU) diperkuat pesawat Super Tucano dari Brazil, kini giliran pesawat angkut sedang C-295 yang segera tiba di Tanah Air dari negara pembuatnya, Spanyol.

Pesawat produksi Airbus Military itu diterbangkan dari Sevilla pada 17 September dan diperkirakan sampai diJakarta pada 21 September 2012.

Kepala Penerangan Pangkalan Udara Halim Perdanaku-sumah Jakarta Mayor Sus Gerardus Maliti mengatakan, sekarang ini empat penerbang TNI AU dari Skuadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma telah berada di Airbus Military di Sevilla, Spanyol.

Mereka adalah Letkol Pnb Elistar Silaen, Komandan Skadron Udara 2 Lanud Halim Mayor Pnb Destianto, Mayor Pnb Trinanda, dan Kapten Pnb Reza Fahlifie.

Para penerbang tersebut menjalani training menggunakan pesawat hasil pengembangan dari CN-235 tersebut selama sekitar tiga bulan sejak Juli lalu.

“Pesawat C-295 direncanakan akan memperkuat jajaran TNI AU di Skuadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusumah menggantikan operasional pesawat F-27 yang belum lama dinyatakan tidak boleh terbang lagi oleh pemerintah,” tandas Gerardus di Jakarta kemarin.

Selain empat penerbang TNI AU, terdapat juga dua penerbang tes pilot dari PT Dirgantara Indonesia (DI) yaitu Ester GayatriSalehdanNovirstaMafriando Rusli, serta satu flight test engineer Heru Riadhi Soenardi.Keterlibatan penerbang dan PT DI tidak lepas dari perjanjian kerja sama Airbus Military dengan perusahaan penerbangan Indonesia tersebut.PT DI dipercaya sebagai pembuat pesawat C- 295 untuk pasar di Asia-Pasifik.

Sementara itu, Letkol Pnb Elistar dalam surat elektroniknya menuturkan, saat ini program training sudah sampai tahap pelaksanaan latihan simulator sebanyak 48 jam.
“Mulai 5 September kami sudah flight training degan pesawat C-295 Airbus Military dan rencana trainingsampai 14 September,”ujar Komandan Skuadron 2 Lanud Halim Perdanakusumah ini.



(lns)

views: 1.964x

 

shadow