Metro

Baru bergabung, Prada Roni punya tugas berat

Marieska Harya Virdhani

Rabu,  17 Juli 2013  −  23:39 WIB
Baru bergabung, Prada Roni punya tugas berat
Ilustrasi. (dok. Ist)

Sindonews.com - Kondisi Prada Roni Herwandi Situmorang yang ditembak oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Yamaha Vixion berangsur pulih.

Wakil Kepala Seksi Intel Divisi 1 Kostrad Cilodong, Depok, Letkol Infantri Dwi Rahardjo mengatakan, Roni masuk menjadi anggota TNI Kostrad Cilodong pada tahun 2011 dengan NRP 3110035581290. Jabatanya Ta Rekam di Kasatuan Siminpers Ajen Divisi 1 Kostrad.

Roni mempunyai tugas vital, di antaranya adalah mencatat personel Kostrad Cilodong, baik itu bintara, tamtama, dan perwira yang mengusulkan kenaikan pangkat, naik jabatan, tugas operasi, dan tanda jasa.

"Prada Roni, baru dua tahun bergabung. Dia belum menempuh tugas karena tergolong masih baru. Tapi anaknya baik dan berpendirian teguh. Karena itu lah anggota saya itu berani melawan perampok," tuturnya kepada wartawan, Rabu (17/7/2013).

Prada Roni saat ini juga masih berstatus belum menikah. Kapolresta Depok Kombes Pol Achmad Kartiko mengatakan, Musnadi pelaku yang menembak Prada Roni tewas di RS Polri Kramat Jati sekira pukul 3.00 WIB dini hari.

"Kasus ini tetap kita kembangkan dan lidik kepada tersangka lainnya bersama-sama dengan Polres Bogor. Khusus untuk TKP wilayah Depok," tandasnya.

Sekadar diketahui, Selasa 16 Juli 2013 malam, Prada Roni ditembak setelah berkelahi mengejar pelaku curanmor di JNE, Cibinong, Bogor. Prada Roni masih di tangani di Rumah Sakit Gatot Subroto untuk dilakukan operasi mengeluarkan proyektil peluru.

Pelaku bersama kelompoknya ini memang sudah terdeteksi dalam beberapa kasus pencurian motor. Salah satunya peristiwa pencurian yang dilakukan mereka di Salon Hatari Cilodong, Warnet Florida Sukmajaya, Alfamart dan terekam kamera pengintai (CCTV).

 

(mhd)

 

shadow