Metro

Terminal Depok mau diperluas, sekolah Master khawatir

Terminal Depok mau diperluas, sekolah Master khawatir
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Rencana Pemerintah Kota Depok untuk menata terminal Depok agar menjadi lebih tertib membuat khawatir pengelola Sekolah Anak Jalanan (Anjal) Masjid Terminal (Master). Pasalnya, 2.000 meter persegi lahan milik Sekolah Master bakal digusur.

Pendiri sekolah anak jalanan Masjid Terminal (Master) Yayasan Bina Insan Mandiri Nur Rohim mengaku kahwatir dengan rencana tersebut.

"Selain itu akan dibangun pusat grosir, seperti terminal Cililitan modelnya, dari 6.000 meter persegi lahan master, akan keambil 2.000 meter persegi, buat saya enggak masalah yang penting ditukar guling, ada yang sertifikat ada yang wakaf," jelasnya kepada wartawan, Senin (15/7/2013) malam.

Namun Rohim mengungkapkan, dari 4.000 meter persegi lahan yang tak tergusur, masih ada sisa lahan untuk dibangunkan kelas lainnya yang tergusur serta masjid. Rohim mengakui memang ada 30 persen anak jalanan yang bukan berasal dari Depok, tetapi sisanya merupakan warga Depok.

"Siswa kami sudah ada 3.000 orang, 30 persen memang bukan orang Depok, ada yang singgah keluar masuk, dan kami menginduk ke SMPN 10, SMAN 4, dan SMAN 5 Depok," jelasnya.

Rohim pribadi sepakat jika Pemkot Depok bersama PT KAI akan menata sekolah Master. Karena itu, kata dia, ia meminta ketegasan Pemkot Depok untuk mencarikan solusi dan titik temu terbaik dari masalah ini.

(ysw)

views: 1.047x

 

shadow