Hukum

Kuasa hukum LHI nilai dakwaan Jaksa KPK ngawur

Slamet Riadi

Selasa,  25 Juni 2013  −  16:41 WIB
Kuasa hukum LHI nilai dakwaan Jaksa KPK <i>ngawur</i>
Ilustrasi (Istimewa)

Sindonews.com - Zainuddin Paru, Kuasa hukum terdakwa kasus dugaan suap impor daging sapi, Luthfi Hasan Ishaaq menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibuat asal-asalan.

"Coba anda bayangkan, kasus dengan tuduhan seberat itu JPU KPK membuat surat dakwaan ngawur dan asal-asalan," ujar Paru saat dihubungi wartawan, Selasa (25/6/2013).

Menurutnya dalam dakwaan mantan Presiden PKS itu, ada 27 renvoi (perbaikan) atas surat dakwaan yang dibuat JPU KPK. Padahal, surat dakwaan itu pokok perkara yang disidangkan untuk mencari kebenaran materil.

Lantas Paru, juga menyindir salah satu komisioner KPK yang mengatakan petugas KPK tidak pernah salah. Namun, faktanya masih banyak dakwaan yang diperbaiki.

"Faktanya? Surat dakwaan direnvoi (perbaiki) 27 kali dalam persidangan. Padahal disana bergantung nasib seseorang terdakwa yang dakwa secara emosional, terburu-buru dan tidak akurat," kata dia.

Tim Kuasa Hukum Luthfi langsung menanggapi mengenai perbaikan dakwaan, karena pekan depan tim kuasa hukum akan mengajukan keberatan. "Insya Allah pekan depan kami mengajukan eksepsi/keberatan atas surat dakwaan tersebut," tukasnya.

 

(kri)

 

shadow