Metro

Penjualan senpi ilegal marak, aksi kejahatan meningkat

Penjualan senpi ilegal marak, aksi kejahatan meningkat
Ilustrasi. (Sindophoto)

Sindonews.com – Mudahnya mendapatkan senjata api di pasar gelap, rupanya dimanfaatkan oleh para bandit di kota besar, untuk membekali diri dengan senjata api.

Seperti yang baru saja diungkap oleh Polda Metro Jaya. Petugas berhasil meringkus A dan AS, pelaku perampokan kendaraan bermotor dengan menggunakan senjata api. Dua pelaku ini terkenal bengis dan kejam, yang tidak segan-segan menyakiti korbannya jika melawan.

"Kawanan perampok ini tak segan-segan melukai korbannya yang berusaha melawan," ungkap Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/6/2013).

Aksi perampokan kedua dengan menggunakan senjata api juga terjadi di Sebuah Alfamart yang berlokasi di Jalan Pembangunan III, Kelurahan Karangsari, RT 03/05,  Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Kawanan pelaku langsung masuk ke dalam toko nirlaba tersebut, dengan mengenakan helem dan menodongkan senjata api ke arah kasir. Petugas kasir yang bernama Wulan dibuat tak berdaya dan menyerahkan uang hasil penjualan sebesar Rp2,5 juta kepada pelaku.

Kejahatan selanjutnya juga menimpa Mobil PT Tunas Artha Gardatama (TAG), yang membawa uang ratusan juta. Mobil berisi uang tersebut, dirampok dua pelaku pengendara sepeda motor. Akibatnya, uang senilai Rp230 juta raib.

Sedangkan aksi keempat, pelaku pencurian mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Mardadi sudah melakukan aksi kejahatannya di 14 titik mesin ATM di wilayah Tangareng dan Jakarta Selatan.


(stb)

views: 1.737x

 

shadow