Hukum

Gagal awasi Aiptu Labora, Kapolres Raja Ampat dicopot

Sholahuddin Al Ayyubi

Selasa,  28 Mei 2013  −  12:59 WIB
Gagal awasi Aiptu Labora, Kapolres Raja Ampat dicopot
Aiptu Labora Sitorus (Dok Okezone)

Sindonews.com - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto membenarkan pencopotan tiga Kapolres, yakni Sorong Kota, Raja Ampat dan Waropen. Serah terima jabatan secara resmi dilakukan oleh Kapolda Papua Irjen Tito Karnavian pada hari Senin, 27 Mei 2013.

Pencopotan Kapolres tersebut dilakukan dengan alasan, Kapolres tak bisa mengawasi Aiptu Labora Sitorus dalam melancarkan aksi penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan penyelundupan kayu.

"Kapolres Sorong Kota dari pejabat lama AKBP Gatot Haris Purbaya kepada AKBP Hari Goldenhart. Sementara, Kapolres Raja Ampat dari AKBP Taufik Irfan ke AKBP Meson Sagala. Untuk Kapolres Waropen yang awalnya dijabat AKBP Meson Sagala digantikan AKBP Diki Sarage," kata Agus saat dimintai keterangan oleh wartawan di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2013).

Agus juga meyakini pergantian Kapolres tersebut masih berkaitan dengan tersangka penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM), penyelundupan kayu dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Aiptu Labora Sitorus.

"Ada salah satunya karena memang setiap pimpinan diharapakan dan diharuskan kuasai struktur anggota di bawah tanggung jawabnya."

"Makanya, pendelegasian tanggung jawab di lingkungan Polri sudah dibagi habis yang terdepan itu Kapolsek, sudah ada porsi masing-masing. Pimpinan anggap keduanya dianggap wajib mengetahui apa yang terjadi di wilayahnya, sehingga keputusan ini dilaksanakan," tandas Agus.

 

(kri)

 

shadow