Hukum

Hari ini MK gelar sidang UU KPK

Rico Afrido

Kamis,  23 Mei 2013  −  12:38 WIB
Hari ini MK gelar sidang UU KPK
Ilustrasi. (Istimewa)

Sindonews.com - Hari ini, Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang yang diajukan oleh advokat Farhat Abbas. Sidang terkait soal pengujian konstitusionalitas Pasal 21 ayat (5) Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tindak Pidana korupsi atau Undang-Undang KPK.

Sidang yang akan dilaksanakan pada pukul 13.30 WIB di ruang sidang MK yakni dengan agenda pemeriksaan pendahuluan. Pasal a quo berbunyi bahwa pimpinan KPK sebagaimana dimaksud pada ayat (2) bekerja secara kolektif.

Para pemohon dalam perkara ini adalah M Farhat Abbas dan Narziz Wandi Piliang. Para pemohon merasa dirugikan hak konstitusionalnya dengan berlakunya Undang-Undang a Quo.

Kerugian yang dimaksud yakni mengambil keputusan yang diisyaratkan secara kolektif oleh pimpinan KPK mengakibatkan proses yang cukup lama dan tidak memberikan kepastian hukum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Menurut para pemohon, materi muatan dalam ketentuan tersebut mengandung kelemahan yang khususnya terlihat pada penanganan kasus proyek Hambalang.

Menurut para pemohon, berdasarkan keterangan Wiwin Suwardi yang merupakan mantan Sekretaris Ketua KPK Abraham Samad, dari lima pimpinan KPK terdapat seorang pimpinan yang belum sepakat untuk meningkatkan status kasus tersebut dalam tingkat penyidikan.

Alhasil, permasalahan itu menjadi penghambat Ketua KPK untuk mempercepat upaya pemberantasan korupsi.

Berdasarkan dalil-dalil tersebut, pemohon memohon MK menyatakan materi muatan pasal 21 ayat (5) Undang-Undang KPK bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

(mhd)

views: 1.251x

 

shadow