Hukum

Ahmad Fathanah "ATM" berjalannya PKS

Ahmad Fathanah
Ahmad Fathanah. (Dok. Sindo)

Sindonews.com - Tersangka dalam kasus dugaan suap kuota daging impor sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) Ahmad Fathanah (AF), bukan hanya sebagai calo untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tetapi, AF yang merupakan kerabat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) itu merupakan mesin pencari uang untuk partai itu.

"Banyak publik curiga Kalau AF bukan hanya sekedar seorang calo. Bisa kemungkinan  sebagai "ATM" (Anjungan Tunai Mandiri) berjalan PKS," kata Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi kepada Sindonews, Sabtu (18/5/2013).

Menurut dia, kalau AF hanya seoarang calo biasa tidak mungkin kenal dengan para elite-elite partai tersebut. Karena, untuk masuk kelingkaran PKS itu terbilang sulit. Dikarenakan, partai itu tidak mudah untuk dimasuki semua orang.

"Kalau hanya seorang calo, AF hanya kenal sebatas LHI saja. Tapi, yang namanya AF bukan kenal sama LHI saja, tapi petinggi-petinggi partai banyak kenal dia, termasuk Mentan (Suswono), Hilmi (Aminuddin Ketua Majelis Syuro PKS), dan Anis Matta (Presiden PKS). Ini mengkonfirmasikan bahwa AF bukan seorang sebatas calo," pungkasnya.

Dia juga menambahkan, tidak mudah untuk masuk kelingkaran ke partai tersebut. "Publik tahu, orang-orang mau dekat saja PKS, sangat dibatasi, artinya tidak sembarang "orang lain" ingin dekat dengan PKS," tandasnya.

Sebelumnya, tersangka kasus suap impor daging, Ahmad Fathanah tak sungkan mengaku sebagai makelar proyek-proyek di Kementerian Pertanian (Kementan).

"Ya sebagai makelar, calo saya. Calo proyek," kata Fathanah di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 17 Mei 2013 kemarin.

Fathanah dihadirkan untuk terdakwa Direktur PT Indoguna Utama Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi.

Lebih jauh, Fathanah suka berkunjung ke Kementan untuk mengincar sejumlah proyek. Namun, dari pihak Kementerian sering disuruh mengikuti prosedur yang ada. "Saya pernah ke sana (Kementan), untuk mencari proyek," tukasnya.

(mhd)

views: 2.177x

 

shadow