Hukum

KPK tahan 2 tersangka pelaku suap Bupati Madina

Slamet Riadi

Kamis,  16 Mei 2013  −  02:48 WIB
KPK tahan 2 tersangka pelaku suap Bupati Madina
Ilustrasi (Istimewa)

Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tersangka kasus suap dari pihak kontraktor, Surung Panjaitan (SP) dan Plt Kepala Dinas (Kadis) PU Sumatera Utara (Sumut), Khairil Anwar (KA).

Keduanya ditahan setelah KPK menemukan dua alat bukti yang cukup terkait dugaan suap terhadap Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara, terkait proyek alokasi bantuan dana dari Pemerintah Provinsi Sumut ke Kabupaten Madina.

"Tersangka SP di rutan KPK, sementara KA di Rutan Salemba," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi, melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu (15/5/2013).

Lebih jauh, Johan mengaku, penahanan akan dilakukan 20 hari ke depan untuk pengembangan penyidikan, sehingga kasus tersebut terus berjalan. KPK berkomitmen segera menuntaskan kasus-kasus yang sedang ditangani termasuk kasus yang baru terkuak ini.

"Para tersangka kita titipkan di rutan terpisah," kata Johan.

Sementara, Bupati Madina Hidayat Batubara yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

Diketahui, Hidayat disangka melanggar Pasal 12 Huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar.

Sementara Surung yang diduga sebagai pihak pemberi uang disangka melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Untuk Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Khairil Anwar dikenai pasal yang serupa dengan Hidayat, yakni Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Tipikor.

 

(kri)

IJTI perdalam idealisme jurnalis yang positif

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengadakan Bulan Jurnalistik dengan beragam acara yang bertujuan…

 

shadow