Hukum

5 wanita di balik Ahmad Fathanah

5 wanita di balik Ahmad Fathanah
Maharani Suciyono, (SINDOphoto).

Sindonews.com - Ahmad Fathanah (AF) sudah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi tersangka dalam dugaan suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan), bersama Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Selain itu, yang lebih mencengangkan lagi, ternyata seiring berjalannya kasus tersebut, muncul beberapa nama wanita muda nan cantik di balik Fathanah. Sebut saja Maharani Suciono, mahasiswi Universitas Prof. Dr. Moestopo (beragama) itu, tertangkap tangan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di salah satu kamar Hotel Le Meridien, Jakarta.

Meski tidak terlibat dalam kasus tersebut, sampai Maharani dilepaskan KPK. Namun yang menjadi perbincangan publik adalah, saat Fathanah ditangkap KPK, dia sedang menemani AF.

Setelah Maharani, kemudian muncul Sefti Sanustika. wanita berjilbab itu mengaku bahwa dirinya adalah istri dari AF. Sefti mengatakan, dirinya sama sekali tidak menerima aset atau apapun dari suaminya yang berkaitan dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus penyuapan impor daging sapi di Kementan.

Sefti usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk suaminya itu mengungkapkan, dirinya tidak pernah menikmati sepeser pun uang tersebut. Dia malahan mengaku, hanya dititipkan anak dari hasil hubungannya dengan kerabat dekat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq tersebut.

"Tidak ada, tidak ada aset. Ada hartanya anaknya. Anaknya doank yang dititipin," kata Selfi, sesaat sebelum meninggalkan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 1 Mei 2013.

Kemudian, yang cukup mengejutkan publik adalah, adanya nama artis cantik Ayu Azhari. Artis bernama asli Siti Khadijah ini dipanggil KPK pda Jumat 3 Mei 2013. Pada kesempatan itu, Ayu merasa yakin KPK tidak akan menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan TPPU dengan tersangka Ahmad Fathanah.

Kasus TPPU Ahmad Fathanah merupakan hasil pengembangan kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi pada Kementerian Pertanian (Kementan). Selain Fathanah, KPK juga menetapkan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan.

Penegasan tersebut disampaikan Ayu usai menemui penyidik KPK. Saat ditanyakan apakah dirinya siap jika dijadikan tersangka oleh KPK berdasarkan bukti-bukti yang dimiliki penyidik seperti dugaan aliran uang, bukti transfer dan bukti pendukung lainnya. Ayu menjawab dengan tertawa lepas. "Hahaha."

Kemudian dia mengatakan, dirinya tidak terlibat secara langsung ataupun tidak dalam pidana pencucian uang Fathanah. "Saya tidak terlibat sama sekali dan tidak ada kaitannya, dan tidak tahu-menahu latar belakangnya AF. Yang saya tahu, saya diundang sebagai penghibur acara yang mau dibuat, kan bahwa si AF itu sering mengadakan kegiatan-kegiatan seperti itu," kata Ayu dengan mimik serius di depan Gedung KPK.

Tak kalah mencengangkan lagi, nama Vitalia Sesha yang disebut-sebut sebagai model majalah dewasa, ikut terkait dalam nama Ahmad Fathanah. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, pihaknya telah melakukan penyitaan terhadap mobil Honda Jazz warna putih dengan nomor polisi B 15 VTA.

Mobil itu sendiri diketahui adalah milik bernama Vitalia Sesha. Selain itu, penyidik diketahui melakukan penyitaan terhadap Vita berupa jam tangan merk Chopard seharga Rp70 juta.

“Menurut Pengakuan Vitalia Sesha yang telah diperiksa dua kali sebagai saksi, barang-barang seperti Honda Jazz warna putih dan jam tangan merk Chopard diberikan oleh Ahmad Fathanah sebagai teman,” kata Johan di Gedung KPK, Senin 6 Mei 2013.

Terakhir adalah Tri Kurnia Puspita. Wanita berparas ayu ini diketahui adalah seorang penyanyi dangdut. Tri menyerahkan sejumlah barang yang diberikan AF kepadanya.

Johan Budi mengatakan, aset dari dugaan TPPU AF bertambah lagi. Setelah Ayu Azhari dan Vitalia Sesha menyerahkan barang yang diperoleh dari AF, kini Tri Kurnia juga menyerahkan mobilnya.

“Dua jam yang lalu KPK menyita sebuah Honda Freed berwarna putih nopol B 882 LHA, gelang Hermes, jam Rolex yang diserahkan atas nama Tri Kurnia Puspita,“ ungkap Johan di Gedung KPK, Selasa 7 Mei 2013.

Johan mengatakan, Tri mengaku sebagai teman dekat dari Ahmad Fathanah. Pengakuan ini sama dengan pengakuan beberapa teman wanita lainnya dari Ahmad Fathanah seperti Ayu Azhari, dan juga Vita Sesha. “Dia mengaku temannya AF,“ imbuhnya.

Johan menjelaskan dari penyerahan yang dilakukan Tri usai menjalani pemeriksaan tersebut, pihaknya menaksir harga benda-benda yang diberikan oleh Tri nilainya mencapai ratusan juta rupiah. “Gelangnya nilainya sekitar Rp50-70 juta. Jam nya di atas Rp10 juta,“ bebernya.

(maf)

views: 3.859x

 

shadow